Kamis, 19 September 2013

Pelajaran sekolah sabat PELAJARAN KE-XII; 21 September 2013 "REFORMASI: MEMPERBAIKI HUBUNGAN YANG RUSAK"

PELAJARAN KE-XII; 21 September 2013
"REFORMASI: MEMPERBAIKI HUBUNGAN YANG RUSAK"


Sabat Petang, 14 September
PENDAHULUAN

Hubungan horisontal dan vertikal. Kita sering mendengar bahwa manusia adalah makhluk sosial. Disebut "makhluk sosial" oleh karena manusia tercipta dengan dorongan untuk berinteraksi dengan orang lain, dan karena sebagai sesama manusia kita saling membutuhkan. Pada mulanya Allah telah menciptakan manusia itu sepasang, dua insan berbeda jenis, laki-laki dan perempuan, sebab "tidak baik manusia hidup sendirian" (Kej. 2:18, BIMK). Jadi, Allah sendiri yang membuat manusia sebagai makhluk sosial. Manusia diciptakan untuk saling bergaul dan menjalin hubungan-hubungan antar pribadi secara horisontal.

Adalah John Donne (1572-1631), seorang pujangga Inggris, yang menulis: "No man is an island, entire of itself; every man is a piece of the continent, a part of the main..." (Meditation XVII, Devotion upon Emergent Occasions; 1624). Terjemahan bebasnya: "Tak ada manusia bagai sebuah pulau, sepenuhnya sendiri; tiap manusia adalah sepenggal dari benua, satu bagian dari induk." Frase pertama itu, "No man is an island," kemudian sering dikutip orang dan menjadi kian pupoler sebagai sebuah ungkapan tentang kodrat manusia yang tidak dapat hidup sendiri layaknya sebuah pulau yang mandiri. Bagi kita yang percaya pada teori penciptaan, setiap pulau pada mulanya adalah bagian dari daratan luas yang menyatu, dan tidak ada pulau yang terpisah-pisah. Pendek kata, demikian maksud dari sang pujangga, tidak ada manusia yang hidup dan mati bagi dirinya sendiri.

Sebagai manusia kita tidak hanya menjalin hubungan horisontal dengan sesama kita, tetapi kita juga menjalin hubungan vertikal dengan Tuhan. Sementara hubungan antar sesama manusia didasarkan atas prinsip saling membutuhkan, hubungan kita dengan Tuhan didasarkan pada fakta bahwa kita memerlukan Tuhan. Manusia memerlukan Allah oleh karena Dialah "yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi...Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang" (Kis. 17:23-24).

Dalam hal ini, Roh Kudus bekerja di dalam hati manusia untuk mempengaruhi mereka di dalam membangun dan memelihara hubungan-hubungan horisontal dan vertikal tersebut. "Gerakan-gerakan Roh Kudus mencakup membawa orang-orang lebih dekat kepada Allah dan kepada satu sama lain. Termasuk juga meruntuhkan penghalang-penghalang dalam hubungan kita dengan Allah dan meruntuhkan penghalang-penghalang hubungan kita dengan satu sama lain. Pendeknya, pertunjukan terbesar dari kuasa injil bukanlah apa yang gereja katakan melainkan bagaimana gereja itu hidup" [alinea kedua: tiga kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Agama didirikan atas kasih kepada Allah, yang juga menuntun kepada mengasihi satu sama lain. Itu penuh dengan rasa bersyukur, kerendahan hati, panjang sabar. Itu adalah pengorbanan diri, kesabaran, kemurahan hati, dan pengampunan. Kasih itu menguduskan seluruh kehidupan dan memperluas pengaruhnya meliputi orang-orang lain. Mereka yang mengasihi Allah tidak dapat menyimpan kebencian atau kedengkian. Bilamana prinsip surgawi dari kasih yang abadi itu memenuhi hati, hal itu akan meluber sampai kepada orang-orang lain, bukan saja karena kebaikan diterima oleh mereka tetapi karena kasih adalah prinsip perbuatan dan mengubah tabiat, menguasai dorongan-dorongan hati, mengendalikan hawa nafsu, menaklukkan perseteruan, dan meningkatkan kasih sayang" (Ellen G. White, The Youth's Instructor, 23 Desember 1897).

*(Judul asli: "Reformation: Healing Broken Relationship")

Minggu, 15 September
SIKAP KEDEWASAAN (Dari Keretakan Kepada Persahabatan)

Pengalaman rasul-rasul. Pertikaian dapat terjadi kapan saja di antara siapa saja dan oleh penyebab apa saja. Tidak terkecuali di kalangan rasul-rasul dalam Alkitab, yaitu para penganjur injil di abad permulaan. Setelah beberapa waktu tinggal di Antiokhia, Paulus teringat kepada jemat-jemaat di kota-kota lain di mana dia dan Barnabas pernah menginjil, lalu mengajak koleganya itu untuk melawat mereka. "Baiklah kita kembali kepada saudara-saudara kita di setiap kota, di mana kita telah memberitakan firman Tuhan, untuk melihat, bagaimana keadaan mereka" (Kis. 15:36). Ini menunjukkan bahwa Paulus memiliki hati seorang gembala yang peduli pada kesejahteraan rohani domba-dombanya. Barnabas menyambut ajakan tersebut dan ingin mengajak Yohanes Markus (ay. 37), tetapi ide ini ditentang keras oleh Paulus yang kecewa terhadap anak muda itu karena telah meninggalkan rombongan sewaktu mereka berada di Pamfilia dan kembali ke Yerusalem (Kis. 13:13).

Karena Barnabas bersikeras untuk mengajak Yohanes Markus sementara Paulus bersikukuh menentangnya, maka di antara kedua rasul itu terjadi sebuah "perselisihan yang tajam" (Kis. 15:39). Akhirnya, kedua pihak menempuh jalan keluar dengan sikap "sepakat untuk tidak sepakat." Rombongan perlawatan terpecah dua, dengan Paulus yang ditemani Silas berangkat sendiri dan Barnabas yang ditemani Yohanes Markus mengambil jalan lain. Sebagian komentator Alkitab berpendapat bahwa ketegangan kedua tokoh tersebut sedikit-banyak didorong oleh kepribadian masing-masing yang berbeda. Paulus yang keras langsung mengambil kesimpulan bahwa Yohanes Markus adalah seorang yang tidak dapat diandalkan, sedangkan Barnabas yang lebih perasa ingin memberi kesempatan kedua bagi anak muda yang adalah keponakannya itu (Kol. 4:10). Tindakan Barnabas yang bijaksana itu membuahkan hasil, Yohanes Markus ternyata adalah penginjil yang dapat diandalkan. Belakangan Paulus sendiri memberi dukungan kepadanya dengan menyebut namanya dalam surat-suratnya (2Tim. 4:11; Filemon 24; Kol. 4:10). Kita tidak tahu apakah Yohanes Markus atau Paulus yang berubah, atau kedua-duanya telah berubah.

"Sekalipun Allah menggunakan orang-orang ini, persoalan di antara mereka perlu pemecahan. Sang rasul, yang mengkhotbahkan kasih karunia, perlu mengulurkan kasih karunia itu kepada seorang penginjil muda yang telah mengecewakan dirinya. Rasul dari pengampunan perlu mengampuni. Yohanes Markus telah bertumbuh dalam pendidikan yang menguatkan dari Barnabas, dan pada akhirnya hati Paulus tampaknya terjamah oleh perubahan-perubahan itu" [alinea ketiga].

Belajar dari pengalaman. Sementara pertikaian yang tajam antara Paulus dan Barnabas itu sangat disayangkan, tidak disangsikan bahwa masing-masing telah bersikap dan bertindak atas suatu keyakinan yang murni. Mungkin Paulus terlalu cepat memvonis, sementara Barnabas adalah seorang pemimpin yang cukup jeli melihat potensi dalam diri Yohanes Markus. Tetapi apa yang kita lihat di sini adalah ketegasan bersikap dari para pemimpin untuk membela pendirian masing-masing, dan hal itu telah memberi pengaruh positif kepada Yohanes Markus sebagai generasi penerus. Di satu pihak ketegasan penolakan Paulus terhadap dirinya menjadi pemicu untuk membuktikan bahwa dia bisa berubah, di pihak lain kesempatan kedua yang Barnabas berikan menjadi pendorong untuk tidak mengecewakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Para pemimpin harus tegas dan tulus, sedangkan para pekerja harus mawas diri (instrospeksi) dan berpikiran dewasa.

Dari perspektif kepemimpinan kita juga bisa belajar dari pengalaman ini, betapa perlunya untuk saling mengisi di antara para pemimpin pekerjaan Tuhan. Bayangkanlah kalau semua pemimpin keras seperti Paulus dan pembantu-pembantunya hanya ikut-ikutan dalam sikap "angkat telor" supaya disukai bos, jemaat akan kehilangan pelayanan seorang pemuda yang potensial seperti Yohanes Markus. Kesuksesan Paulus antara lain adalah karena dia dibantu dan didukung oleh rekan-rekan sekerja yang berkepala dingin dan bijaksana seperti Barnabas yang menyadari bahwa kaderisasi adalah mutlak. Perbedaan pendapat dalam pekerjaan Tuhan adalah sebuah keniscayaan, sesuatu yang dapat terjadi, namun kedewasaan berpikir dapat melahirkan jalan keluar yang tetap menghormati pendirian masing-masing. Selain itu, hal yang penting juga adalah sikap lapang dada yang ditunjukkan oleh Yohanes Markus yang tidak ingin mengail di air keruh, karena tujuan utamanya adalah menjadi penginjil bagi Tuhan.

"Meskipun rincian perdamaian Paulus dengan Yohanes Markus mungkin kurang lengkap, catatan alkitabiah itu jelas. Yohanes Markus menjadi salah seorang teman sang rasul yang terpercaya...Pelayanan Paulus telah diperkaya oleh penginjil muda ini yang jelas-jelas sudah dia ampuni. Penghalang di antara mereka diruntuhkan dan mereka sanggup bekerjasama dalam pekerjaan injil" [alinea terakhir: dua kalimat pertama dan dua kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Yohanes Markus pernah ditolak oleh Paulus sebagai tidak layak menemani dia oleh karena ketika bantuannya dibutuhkan dia telah meninggalkan sang rasul dan pulang ke rumah. Dia sudah melihat bahwa, sebagai rekan Paulus, kehidupannya harus terus-menerus bekerja keras, cemas, dan menyangkal diri; dan dia menginginkan jalan yang lebih ringan. Hal ini membuat sang rasul merasa bahwa dia tidak bisa dipercaya, dan keputusan itu menyebabkan perselisihan tidak menyenangkan antara Paulus dan Barnabas. Sejak itu Yohanes Markus belajar suatu pelajaran yang kita semua harus pelajari, bahwa tuntutan Allah berada di atas segala yang lain" (Ellen G. White, Sketches From the Life of Paul, hlm. 282).

Apa yang kita pelajari tentang penyelesaian perselisihan Paulus dan Barnabas?
1. Perselisihan dalam pekerjaan Tuhan adalah hal yang tak terelakkan, karena faktor manusiawi. Pada tingkat jemaat perselisihan bisa terjadi sebagai "limbah" dari dinamika, misalnya pemilihan pengurus jemaat, kegiatan KKR, pembangunan gereja, dan lain-lain. Satu-satunya penyelesaian atas perselisihan adalah rekonsiliasi.
2. Pada tingkat kepemimpinan perselisihan dapat terjadi karena soal kebijakan dan sikap. Selama seorang pemimpin berpijak pada kebenaran dan ketulusan hati, ada jalan keluar yang terhormat. Perselihan jadi memalukan kalau penyebabnya adalah kecurangan (di pihak pemimpin) dan ambisi (di pihak yang dipimpin).
3. Yohanes Markus adalah lambang dari pekerja dan generasi muda yang sedang belajar untuk menjadi pelayan Tuhan yang handal. Dia bisa saja tersinggung dengan sikap Paulus yang menolak dirinya dan berpotensi untuk menjadi provokator yang memperuncing pertikaian Paulus dan Barnabas. Tapi Yohanes Markus bersikap dewasa.

Senin, 16 September
PEMULIHAN HUBUNGAN (Dari Budak Menjadi Anak)

Pentingnya suatu hubungan. Sifat kebapakan Paulus sangat berpengaruh dalam diri Onesimus, budak yang melarikan diri dari majikannya. Pada zaman dulu sangsi bagi seorang budak yang melarikan diri adalah hukuman mati, dengan cara apapun yang dikehendaki oleh sang majikan. Beruntung bagi Onesimus, majikannya yang bernama Filemon sudah bertobat menjadi seorang Kristen berkat penginjilan Paulus. Bahkan rumahnya sering dijadikan sebagai tempat perbaktian, dan fakta bahwa sang rasul menyebut dirinya sebagai "teman sekerja kami" (Fil. 1) menunjukkan bahwa Filemon juga rajin menginjil.

Tidak ada catatan mengapa Onesimus melarikan diri dari Filemon. Mungkin dulu majikannya itu terlalu keras memperlakukannya sehingga dia tidak tahan. Setelah bertobat dan menjadi orang Kristen, Filemon berubah menjadi seorang yang lebih lemah lembut. Sang rasul ingin hubungan mereka pulih. Dia menyurati Filemon dengan pesan agar mau menerima kembali Onesimus yang juga sudah menjadi seorang Kristen. "Hubungan itu penting bagi Paulus. Sang rasul tahu bahwa hubungan yang putus mengganggu pertumbuhan kerohanian. Filemon adalah seorang pemimpin jemaat di Kolose. Kalau dia menyimpan kekesalan terhadap Onesimus, hal itu akan mewarnai kesaksian Kristianinya" [aline akedua].

Prinsip dari sebuah hubungan. Paulus telah menjalin hubungan pribadi yang baik dengan Filemon yang kaya, dan sekarang sang rasul juga membina hubungan yang baik dengan Onesimus yang miskin. Prinsip pertama yang kita lihat diterapkan oleh Paulus dalam kedua hubungan itu ialah prinsip kesetaraan sebagai sesama anak-anak Tuhan. Hubungan Paulus dengan Filemon dan dengan Onesimus adalah gambaran dari hubungan antara pendeta sebagai pemimpin dan gembala jemaat dengan para anggota jemaat. Dapatkah seorang pemimpin gereja pada dewasa ini membina hubungan dalam prinsip kesetaraan ketika dia berhubungan dengan para anggota di jemaat, tanpa pandang buluh, apakah dia orang kaya dan terhormat atau dia orang miskin dan bersahaja?

Prinsip kedua dari sebuah hubungan, sebagaimana tercermin dalam surat Paulus, adalahprinsip saling menghargai. Tulis sang rasul menyangkut Onesimus: "Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuanmu aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela" (ay. 13-14). Sebenarnya Paulus tidak bermaksud menahan Onesimus untuk melayani dirinya, tetapi dalam kata-kata tersebut kita menangkap pesan terselubung bahwa kalau Filemon tidak mau menerima kembali Onesimus, mungkin karena masih kesal terhadapnya, Paulus ingin budak itu dikirim kembali kepadanya. Sebagai seorang intelektual Paulus menggunakan pendekatan psikologis untuk menunjukkan rasa hormat kepada keluarga Filemon.

Sebelumnya, Paulus telah memuji Filemon, "karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus" (ay. 5). Bagian kalimat "aku mendengar" di sini merupakan sebuah ungkapan pujian secara halus dengan meyakinkan Filemon bahwa kasih dan imannya sudah menjadi buah bibir. Secara psikologis, seorang yang merasa tersanjung lebih mudah untuk "dipancing" kebaikannya. Faktanya, Onesimus telah diterima kembali dengan baik dan dipercayakan untuk aktif dalam pelayanan injil (Kol. 4:9).

Pendekatan itu penting. Perhatikan, salam pembukaan dalam surat Paulus kepada Filemon agak berbeda dengan salam pembukaan yang lazim disampaikan sang rasul ketika dia menyurat kepada jemaat-jemaat maupun kepada pribadi-pribadi sebagaimana terdapat dalam PB. Dari sejumlah 13 surat yang ditulisnya, 9 di antaranya dimulai dengan penyebutan dirinya sebagai "rasul." Namun dalam surat kepada Filemon ini Paulus menyebut dirinya sebagai seorang "teman" (ay. 1). Dalam surat itu sang rasul juga menyapa Apfia, istri Filemon, sebagai "saudara perempuan" dalam pengertian sebagai sesama orang Kristen. Terhadap Arkhipus, mungkin seorang kerabat dekat keluarga Filemon, sang rasul menyapanya sebagai "teman seperjuangan" (ay. 2). Sesuai tradisi pada zaman itu, Apfia sebagai nyonya rumah adalah penanggungjawab dalam urusan rumahtangga yang berperan penting dalam mengatur tugas-tugas para budak.

"Paulus sudah mengetahui bahwa budak-budak yang melarikan diri harapan masa depannya tipis. Mereka dapat tertangkap kapan saja. Mereka sudah ditakdirkan untuk hidup melarat dan miskin. Tapi sekarang, sebagai saudara di dalam Kristus dan pekerja sukarela dari Filemon, Onesimus bisa memiliki masa depan yang luar biasa...Pemulihan suatu hubungan yang rusak dapat menciptakan suatu perbedaan dramatik dalam kehidupannya" [alinea terakhir: empat kalimat pertama dan kalimat keenam].

Apa yang kita pelajari tentang pentingnya pemulihan hubungan?
1. Berdasarkan pengalaman, faktor kedekatan hubungan berperan penting dalam pekerjaan Tuhan dan penginjilan. Pelaksanaan KKR, pembangunan gereja, kegiatan pelayanan masyarakat, dan sebagainya dapat berhasil jika didahului dengan pembinaan hubungan yang baik dengan masyarakat.
2. Hubungan yang baik di antara para pekerja injil dan pelayan Tuhan, sebagai pribadi maupun kelompok, juga memainkan peran penting dalam mencapai sukses. Hubungan yang baik harus didasarkan pada prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan tidak memandang muka. Hubungan yang sehat itu tulus dan jujur.
3. Suatu hubungan bisa saja retak karena berbagai sebab, tetapi dengan pendekatan yang bijaksana selalu ada jalan untuk pemulihan hubungan. Orang Kristen sejati harus dapat memainkan peran sebagai pendamai, bukan sebaliknya. "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah" (Mat. 5:9).

Selasa, 17 September
SEMANGAT UNTUK SALING MELENGKAPI (Dari Pembanding Menjadi Pelengkap)

Untuk kebersamaan, bukan persaingan. Jemaat Korintus di zaman rasul-rasul, sebagai sebuah jemaat besar di lingkungan kota besar, menghadapi persoalan-persoalan kerohanian yang serius. Masalah perilaku seksual, pertikaian antar pribadi dan kelompok di dalam jemaat, bahkan menyombongkan karunia rohani. Sebagian orang menyebut dirinya pengikut Paulus dan lainnya pengikut Apolos, sehingga Paulus perlu menegaskan bahwa dirinya hanya menanam dan Apolos yang menyiram, tetapi yang menumbuhkan benih Kekristenan itu adalah Allah sendiri (1Kor. 3:6-7). Paulus juga menasihati mereka agar tidak mempersoalkan perbedaan-perbedaan karunia rohani di jemaat, oleh sebab "kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama...tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya" (1Kor. 12:7, 11).

Selain itu, tampaknya ada pula persaingan di dalam jemaat menyangkut keberhasilan penginjilan. Banyak dari mereka yang memuji diri sendiri atas keberhasilan dalam penginjilan dengan membandingkan apa yang dicapai oleh orang lain. "Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!" kata Paulus (2Kor. 10:12). Kita senang melihat bahwa belakangan ini begitu banyak kelompok maupun perorangan yang mengadakan KKR di tanah air. Puji Tuhan! Sebagai anggota jemaat yang tidak memiliki kesempatan untuk mengadakan KKR seperti yang dilakukan oleh saudara-saudara yang lain itu, kita patut berbangga dengan usaha dan hasil-hasil yang mereka capai. Tetapi biarlah orang-orang lain yang membanggakan pekerjaan mereka itu, jangan mereka sendiri yang membanggakan penginjilan yang dlakukan oleh diri sendiri!

"Allah memanggil kita untuk bekerjasama, bukan berkompetisi. Masing-masing orang percaya dikaruniakan oleh Allah untuk bekerjasama dalam melayani tubuh Kristus dan melayani masyarakat (1Kor. 12:11). Tidak ada karunia yang lebih besar atau lebih kecil. Semua itu perlu dalam jemaat Kristus (1Kor. 12:18-23). Karunia-karunia kita yang Allah berikan itu bukan untuk pameran yang cinta diri. Karunia-karunia itu diberikan oleh Roh Kudus bagi pelayanan" [alinea ketiga].

Jangan suka membandingkan. Salah satu sifat manusia yang lumrah adalah suka membanding-bandingkan, dalam hal apa saja. Dorongan untuk membanding-bandingkan itu berasal dari naluri persaingan yang mungkin bersifat bawaan, atau juga akibat pengalaman masa kecil ketika kita "dipanas-panasi" oleh lingkungan (orangtua, keluarga, teman, atau guru) dengan maksud supaya kita bisa berprestasi lebih baik lagi dan tidak kalah dari orang lain. Sementara cara mendorong seperti itu baik untuk memacu semangat, terkadang "limbah" dari dorongan semangat yang berlebihan itu bisa terbawa sampai dewasa. Apalagi kalau lingkungan di mana kita berinteraksi sehari-hari juga sarat dengan suasana persaingan sehingga memaksa kita untuk menjadi lebih unggul, atau sedikitnya bisa memiliki hal-hal yang serba melebihi daripada orang lain.

"Semua perbandingan dengan orang lain itu tidak bijasakana, sebab perbandingan-perbandingan itu akan membuat kita merasa kecewa atau sombong. Kalau kita mengaggap orang lain jauh 'lebih unggul' dari kita, kita akan merasa putus asa bila kita membandingkan diri kita dengan mereka. Kalau kita mengira pekerjaan kita bagi Kristus lebih efektif daripada pekerjaan orang lain, kita akan merasa bangga. Kedua sikap ini melumpuhkan efektivitas kita bagi Kristus. Sementara kita bekerja di dalam lingkup pengaruh yang Kristus telah berikan kepada kita, kita akan mendapatkan sukacita dan kepuasan dalam kesaksian kita untuk Kristus. Pekerjaan-pekerjaan kita akan melengkapi usaha-usaha dari para anggota yang lain, dan gereja Kristus akan membuat kemajuan besar bagi kerajaan itu" [alinea terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Karunia-karunia yang berbeda diberikan kepada orang-orang yang berbeda, supaya para pekerja bisa merasakan kebutuhan mereka akan satu sama lain. Allah mengaruniakan karunia-karunia ini dan semuanya digunakan dalam pelayanan-Nya, bukan untuk mengagungkan pemiliknya, bukan untuk meninggikan manusia, melainkan untuk meninggikan Penebus dunia. Karunia-karunia itu harus digunakan demi kebaikan seluruh umat manusia oleh menyatakan kebenaran, bukan untuk bersaksi bagi kepalsuan" (Ellen G. White, Signs of the Times, 15 Maret 1910).

Apa yang kita pelajari tentang karunia-karunia rohani untuk saling melengkapi?
1. Kita hidup di tengah dunia yang sarat dengan persaingan, dan tanpa disadari roh persaingan itu terbawa masuk ke dalam lingkungan gereja dan pekerjaan Tuhan. Mentalitas persaingan itu membuat kita tergoda, bahkan terdorong, untuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain.
2. Kompetisi adalah sebuah kata yang tidak sepantasnya terdapat dalam kamus Kristiani. Sebaik-baiknya pun kita hendak menerangkan makna dari kata "kompetisi" akan selalu disimpulkan dalam sebuah kata lain: bersaing. Orang Kristen tidak bersaing dengan sesamanya, namun kita berlomba dalam hal iman (Ibr. 12:1-2).
3. Gereja sebagai "tubuh Kristus" memiliki berbagai anggota tubuh yang berbeda-beda untuk saling melengkapi, bukan saling berkompetisi. Allah memberikan karunia rohani kepada jemaat "untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus" (Ef. 4:12).

Rabu, 18 September
KEWAJIBAN SESAMA UMAT TUHAN (Dari Pergesekan Kepada Pengampunan)

Meminta maaf dan mengampuni. Sebagian orang percaya bahwa pergesekan adalah konsekuensi logis dari kedekatan. Dalam pengertian tertentu pandangan ini ada benarnya. Dua orang yang berada berjauhan tidak akan saling bersentuhan, apalagi bergesekan. Tetapi ketika dua orang itu berada dalam suatu ruangan yang dipenuhi oleh banyak orang yang terus bergerak, peluang untuk saling bergesekan menjadi sangat besar. Gereja adalah tempat berhimpun banyak orang yang datang ke salib Kristus, sangat mungkin untuk saling bergesekan. Apalagi di sebuah gereja yang sarat dengan aktivitas, pergesekan adalah sebuah keniscayaan. Mestinya setiap orang menyadari situasi ini supaya lebih toleran dan berhati lapang. Sedangkan di tengah kerumunan manusia dalam kemeriahan menonton konser musik orang bisa saling menginjak sembari tersenyum, mengapa di dalam jemaat tempat kerumunan orang-orang yang menikmati suasana eforia penebusan dan keselamatan, kita menjadi begitu sangar ketika sedikit saja tersentuh?

Normalnya, di dalam gereja atau dalam pekerjaan Tuhan, tidak banyak orang yang dengan sengaja mencari keributan dengan orang lain. Tetapi yang lebih banyak adalah orang-orang yang sangat sensitif dan terlalu mudah tersinggung. Keadaan bertambah runyam kalau ada provokator-provokator atau orang-orang yang gemar membuat sensasi. Tentu kita berharap bahwa orang-orang yang telah melukai perasaan orang lain--sengaja ataupun tidak, melalui perkataan ataupun sikap dan tindakan--agar berhati besar untuk meminta maaf; kita juga mendorong supaya orang-orang yang merasa telah disakiti hatinya untuk membuka pintu maaf seluas-luasnya. Dalam banyak kasus pergesekan terjadi hanya karena salah pengertian atau salah informasi, bukan kesengajaan untuk menyakiti hati. Sikap suka meminta maaf dan suka mengampuni adalah ciri tabiat serta nilai moral Kekristenan sejati.

Mengampuni seperti kita diampuni. Alasan utama mengapa orang Kristen harus mengampuni orang lain oleh karena Allah telah mengampuni kita dari segala dosa. Ketika anda mengampuni orang lain yang bersalah terhadap diri anda tidak berarti anda telah mengampuni dosa orang itu, sekiranya kesalahan tersebut begitu besarnya sehingga dapat dikategorikan sebagai dosa. Kesalahan di antara manusia adalah urusan manusia, pelanggaran terhadap hukum Allah adalah urusan si pelaku dengan Tuhan. Rasul Paulus berkata, "Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!" (Rm. 12:17-18).

"Kita dapat diperdamaikan dengan seseorang yang telah bersalah kepada kita oleh karena Kristus memperdamaikan kita kepada Diri-Nya ketika kita bersalah kepada-Nya. Kita dapat mengampuni oleh karena kita sudah diampuni. Kita dapat mengasihi oleh karena kita sudah dikasihi. Pengampunan adalah sebuah pilihan. Kita bisa memilih untuk mengampuni tanpa peduli akan perbuatan dan sikap orang lain. Inilah roh Yesus yang sesungguhnya" [alinea terakhir: enam kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Kenyataan bahwa kita memiliki kewajiban begitu besar terhadap Kristus menempatkan kita di bawah kewajiban paling suci terhadap mereka untuk siapa Dia mati untuk menebus. Kita harus menunjukkan simpati yang sama terhadap mereka, belas kasihan yang lembut dan kasih yang tidak mementingkan diri yang sama sebagaimana Kristus telah tunjukkan terhadap kita...Sementara kita datang kepada Allah, inilah syarat yang menyambut kita di pintu gerbang, yaitu dengan menerima kemurahan dari Dia kita menyerahkan diri untuk menyatakan rahmat-Nya kepada orang lain" (Ellen G. White, God's amazing Grace, hlm. 328).

Apa yang kita pelajari tentang meminta maaf dan memaafkan?
1. Menjadi orang Kristen berarti menjadi orang yang penyabar, sebab Yesus mengajarkan demikian. Bagaimana hendak mempraktikkan perintah Yesus "siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu" (Mat. 5:39), kalau baru bersentuhan saja anda langsung pasang kuda-kuda?
2. Setiap orang Kristen berkewajiban untuk saling meminta maaf dan saling memaafkan. Ini merupakan dua sisi dari satu mata uang, keduanya tidak dapat dipisahkan. Memintaa maaf dan memaafkan sama-sama adalah perintah Tuhan kepada umat-Nya (Yak. 5:16; Kol. 3:13).
2. Panjang sabar dan suka mengampuni adalah ciri-ciri tabiat orang Kristen yang sejati, sebagaimana Yesus Kristus adalah panjang sabar dan suka mengampuni. Sebagai orang Kristen kita harus lebih sabar terhadap sesama (Ef. 4:2; Pkh. 7:9).

Kamis, 19 September
MENYELESAIKAN PERSELISIHAN SECARA KRISTIANI (Dari Dendam Menjadi Berbaikan)

Nasihat tiga langkah Kristus. Nasihat Yesus tentang cara penyelesaian sengketa antara dua orang seperti tercatat dalam Matius 18:15-17 sering disebut sebagai "Rancangan Penyelesaian Konflik Tiga Langkah" (3-Step Conflict Resolution Plan) yang merupakan prosedur standar di kalangan umat Kristiani. Setidaknya, teorinya begitu. Yesus berkata, "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali" (Mat. 18:15). Kata asli yang diterjemahkan sebagai "berbuat dosa" dalam ayat ini adalah ἁμαρτάνω, hamartanō, sebuah kata kerja yang artinya "berbuat salah" atau "melanggar" terhadap suatu peraturan, dan dalam pengertian tertentu termasuk melanggar hukum Allah. Tentu saja dalam konteks ini yang dimaksudkan ialah "mengganggu kenyamanan" orang lain, termasuk menyakiti perasaan. Bila hal itu terjadi orang yang merasa disakiti dan tidak menerima perbuatan itu harus menempuh langkah pertama, yaitu menegur secara empat mata. Hal ini terutama menyangkut perbuatan seseorang yang kita ketahui telah melanggar hukum Allah.

Kalau langkah pertama itu tidak berhasil menyelesaikan persoalan sebab si pelaku tetap bersikeras, maka langkah kedua yang dapat ditempuh adalah membawa "seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan" (ay. 16). Tampaknya langkah kedua dari Yesus ini didasarkan pada Hukum Taurat sebagaimana tertulis dalam Ulangan 19:15 tentang perlunya beberapa saksi atas sebuah perkara. Namun, meskipun anda yang membawa saksi-saksi bukan berarti mereka itu berpihak kepada anda, melainkan harus netral dan tidak terkesan seperti mengeroyok orang yang bersalah. Kesaksian mereka lebih untuk menyaksikan bahwa di pihak anda ada itikad untuk mencari penyelesaian secara kekeluargaan, bukan kesaksian sebagai bagian dari pembuktian atas materi perkara. Sampai pada tahap ini peluang untuk melokalisasi pertengkaran masih dapat terpelihara. Apabila upaya perdamaian ini tidak berhasil, "sampaikanlah soalnya kepada jemaat" (ay. 17).

"Kerinduan Yesus dalam memberi nasihat dalam Matius 18 ialah agar konflik itu terbatas dalam kelompok yang sekecil mungkin. Maksud-Nya ialah supaya dua orang yang terlibat itu menyelesaikan persoalan mereka sendiri...Sementara jumlah orang-orang yang terlibat dalam konflik antara dua pribadi itu meningkat, pertikaian yang lebih besar terjadi. Orang-orang akan memihak, dan garis pertempuran pun ditentukan. Tetapi bilamana orang-orang Kristen berusaha untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan mereka secara empat mata, dan di dalam semangat kasih Kristiani dan saling pengertian, suasana perdamaian pun tercipta" [alinea pertama: dua kalimat pertama dan kalimat keempat hingga keenam].

Sebagai jalan terakhir. Pelibatan jemaat untuk penyelesaian suatu konflik perorangan harus menjadi jalan terakhir setelah upaya-upaya yang tulus untuk perdamaian menemui jalan buntu. Alkitab tidak menyarankan penyelesaian konflik di kalangan anggota jemaat diselesaikan pada ranah hukum duniawi. Hal ini pernah terjadi di jemaat Korintus, sehingga rasul Paulus menyurati mereka dengan kata-kata yang keras: "Sungguh memalukan! Tentu di antaramu ada seseorang yang cukup bijaksana untuk menyelesaikan perselisihan antara saudara-saudara yang sama-sama Kristen! Tetapi sebaliknya seorang Kristen pergi kepada orang bukan Kristen untuk mengadukan perkaranya terhadap saudaranya yang Kristen! Jangankan pergi berperkara pada orang bukan Kristen; adanya perselisihan-perselisihan di antaramu pun sudah merupakan suatu kekalahan bagimu. Lebih baik kalian diperlakukan tidak adil, atau dirugikan!" (1Kor. 6:5-7, BIMK).

"Ada kalanya semua usaha untuk menyelesaikan persoalan tidak berhasil. Dalam hal ini Yesus menyuruh kita untuk membawa masalahnya di hadapan jemaat...Tempat yang pantas untuk membawa persoalan, kalau dua langkah pertama tidak membantu mendamaikan kedua pihak, adalah majelis jemaat. Sekali lagi, maksud Kristus adalah perdamaian. Bukan untuk mempersalahkan salah satu pihak dan membebaskan pihak yang lain" [alinea terakhir: dua kalimat pertama dan tiga kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Sementara orang yang bersalah menerima teguran yang disampaikan dalam kasih Kristus, dan mengakui kesalahannya, memohon pengampunan dari Allah dan dari saudaranya, cahaya surga memenuhi hatinya. Perselisihan diakhiri; persahabatan dan kepercayaan dipulihkan. Minyak kasih menghilangkan rasa sakit yang diakibatkan oleh yang bersalah; Roh Allah mempertautkan hati dengan hati; dan ada lagu di surga untuk persatuan yang dihasilkan" (Ellen G. White, Gospel Workers, hlm. 500).

Apa yang kita pelajari tentang penyelesaian perselisihan secara Kristiani?
1. Pertengkaran dan perselisihan dapat terjadi di antara umat Tuhan, tetapi untuk itu Kristus sudah menyediakan langkah-langkah penyelesaian yang harus ditempuh. Penyelesaian secara Kristiani harus tetap menjaga martabat orang yang disakiti maupun orang yang bersalah.
2. Berbuat kesalahan itu manusiawi, dalam arti bahwa sebagai manusia tidak ada yang luput dari kesalahan. Kali ini seseorang berbuat salah, kali berikut orang lain yang berbuat salah. Sementara kesalahan tidak boleh dibiarkan, orang yang bersalah juga harus dikasihani.
3. Mengakui kesalahan adalah tindakan terhormat, bukan pertanda kelemahan. Bahkan, orang yang berani mengaku bersalah adalah orang yang rasa percaya dirinya kuat. "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi" (Ams. 28:13).

Jumat, 20 September
PENUTUP

Jauhi persaingan. Hidup ini adalah sebuah perjuangan, jika anda tidak berjuang anda tidak akan bisa berhasil. Akan tetapi banyak orang terlanjur percaya bahwa perjuangan hidup itu melibatkan persaingan, kalau anda tidak mampu bersaing maka anda takkan berhasil. Persaingan hanya menyediakan dua pilihan: menang atau kalah. Seseorang yang terbiasa berpikir dalam prinsip menang dan kalah biasanya cenderung menilai segala sesuatu juga dari perspektif menang atau kalah.

Sebagai orang Kristen kita juga menerapkan prinsip menang atau kalah, namun bukan untuk menang atas orang lain tetapi dalam mengalahkan diri sendiri. Persaingan hidup orang Kristen adalah antara manusia jasmaniah dengan manusia rohaniah kita sendiri, antara keinginan daging dengan keinginan roh. Dalam hal persaingan dengan orang lain kita memilih untuk bersandar pada Kristus sebagai tempat perlindungan.

"Kalau kita berdiri pada hari besar Tuhan dengan Kristus sebagai tempat perlindungan kita, menara kita yang tinggi, kita harus menyingkirkan segala kedengkian, semua perselisihan demi keunggulan. Kita harus sama sekali membinasakan akar dari hal-hal yang tidak suci ini, supaya hal-hal itu tidak bertumbuh lagi dalam kehidupan" [alinea kedua: dua kalimat pertama].

"Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Ef. 4:31-32).

(Oleh Loddy Lintong/California, 18 September 2013)

Pelajaran sekolah sabat PELAJARAN KE-XII; 21 September 2013 "REFORMASI: MEMPERBAIKI HUBUNGAN YANG RUSAK"

PELAJARAN KE-XII; 21 September 2013
"REFORMASI: MEMPERBAIKI HUBUNGAN YANG RUSAK"


Sabat Petang, 14 September
PENDAHULUAN

Hubungan horisontal dan vertikal. Kita sering mendengar bahwa manusia adalah makhluk sosial. Disebut "makhluk sosial" oleh karena manusia tercipta dengan dorongan untuk berinteraksi dengan orang lain, dan karena sebagai sesama manusia kita saling membutuhkan. Pada mulanya Allah telah menciptakan manusia itu sepasang, dua insan berbeda jenis, laki-laki dan perempuan, sebab "tidak baik manusia hidup sendirian" (Kej. 2:18, BIMK). Jadi, Allah sendiri yang membuat manusia sebagai makhluk sosial. Manusia diciptakan untuk saling bergaul dan menjalin hubungan-hubungan antar pribadi secara horisontal.

Adalah John Donne (1572-1631), seorang pujangga Inggris, yang menulis: "No man is an island, entire of itself; every man is a piece of the continent, a part of the main..." (Meditation XVII, Devotion upon Emergent Occasions; 1624). Terjemahan bebasnya: "Tak ada manusia bagai sebuah pulau, sepenuhnya sendiri; tiap manusia adalah sepenggal dari benua, satu bagian dari induk." Frase pertama itu, "No man is an island," kemudian sering dikutip orang dan menjadi kian pupoler sebagai sebuah ungkapan tentang kodrat manusia yang tidak dapat hidup sendiri layaknya sebuah pulau yang mandiri. Bagi kita yang percaya pada teori penciptaan, setiap pulau pada mulanya adalah bagian dari daratan luas yang menyatu, dan tidak ada pulau yang terpisah-pisah. Pendek kata, demikian maksud dari sang pujangga, tidak ada manusia yang hidup dan mati bagi dirinya sendiri.

Sebagai manusia kita tidak hanya menjalin hubungan horisontal dengan sesama kita, tetapi kita juga menjalin hubungan vertikal dengan Tuhan. Sementara hubungan antar sesama manusia didasarkan atas prinsip saling membutuhkan, hubungan kita dengan Tuhan didasarkan pada fakta bahwa kita memerlukan Tuhan. Manusia memerlukan Allah oleh karena Dialah "yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi...Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang" (Kis. 17:23-24).

Dalam hal ini, Roh Kudus bekerja di dalam hati manusia untuk mempengaruhi mereka di dalam membangun dan memelihara hubungan-hubungan horisontal dan vertikal tersebut. "Gerakan-gerakan Roh Kudus mencakup membawa orang-orang lebih dekat kepada Allah dan kepada satu sama lain. Termasuk juga meruntuhkan penghalang-penghalang dalam hubungan kita dengan Allah dan meruntuhkan penghalang-penghalang hubungan kita dengan satu sama lain. Pendeknya, pertunjukan terbesar dari kuasa injil bukanlah apa yang gereja katakan melainkan bagaimana gereja itu hidup" [alinea kedua: tiga kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Agama didirikan atas kasih kepada Allah, yang juga menuntun kepada mengasihi satu sama lain. Itu penuh dengan rasa bersyukur, kerendahan hati, panjang sabar. Itu adalah pengorbanan diri, kesabaran, kemurahan hati, dan pengampunan. Kasih itu menguduskan seluruh kehidupan dan memperluas pengaruhnya meliputi orang-orang lain. Mereka yang mengasihi Allah tidak dapat menyimpan kebencian atau kedengkian. Bilamana prinsip surgawi dari kasih yang abadi itu memenuhi hati, hal itu akan meluber sampai kepada orang-orang lain, bukan saja karena kebaikan diterima oleh mereka tetapi karena kasih adalah prinsip perbuatan dan mengubah tabiat, menguasai dorongan-dorongan hati, mengendalikan hawa nafsu, menaklukkan perseteruan, dan meningkatkan kasih sayang" (Ellen G. White, The Youth's Instructor, 23 Desember 1897).

*(Judul asli: "Reformation: Healing Broken Relationship")

Minggu, 15 September
SIKAP KEDEWASAAN (Dari Keretakan Kepada Persahabatan)

Pengalaman rasul-rasul. Pertikaian dapat terjadi kapan saja di antara siapa saja dan oleh penyebab apa saja. Tidak terkecuali di kalangan rasul-rasul dalam Alkitab, yaitu para penganjur injil di abad permulaan. Setelah beberapa waktu tinggal di Antiokhia, Paulus teringat kepada jemat-jemaat di kota-kota lain di mana dia dan Barnabas pernah menginjil, lalu mengajak koleganya itu untuk melawat mereka. "Baiklah kita kembali kepada saudara-saudara kita di setiap kota, di mana kita telah memberitakan firman Tuhan, untuk melihat, bagaimana keadaan mereka" (Kis. 15:36). Ini menunjukkan bahwa Paulus memiliki hati seorang gembala yang peduli pada kesejahteraan rohani domba-dombanya. Barnabas menyambut ajakan tersebut dan ingin mengajak Yohanes Markus (ay. 37), tetapi ide ini ditentang keras oleh Paulus yang kecewa terhadap anak muda itu karena telah meninggalkan rombongan sewaktu mereka berada di Pamfilia dan kembali ke Yerusalem (Kis. 13:13).

Karena Barnabas bersikeras untuk mengajak Yohanes Markus sementara Paulus bersikukuh menentangnya, maka di antara kedua rasul itu terjadi sebuah "perselisihan yang tajam" (Kis. 15:39). Akhirnya, kedua pihak menempuh jalan keluar dengan sikap "sepakat untuk tidak sepakat." Rombongan perlawatan terpecah dua, dengan Paulus yang ditemani Silas berangkat sendiri dan Barnabas yang ditemani Yohanes Markus mengambil jalan lain. Sebagian komentator Alkitab berpendapat bahwa ketegangan kedua tokoh tersebut sedikit-banyak didorong oleh kepribadian masing-masing yang berbeda. Paulus yang keras langsung mengambil kesimpulan bahwa Yohanes Markus adalah seorang yang tidak dapat diandalkan, sedangkan Barnabas yang lebih perasa ingin memberi kesempatan kedua bagi anak muda yang adalah keponakannya itu (Kol. 4:10). Tindakan Barnabas yang bijaksana itu membuahkan hasil, Yohanes Markus ternyata adalah penginjil yang dapat diandalkan. Belakangan Paulus sendiri memberi dukungan kepadanya dengan menyebut namanya dalam surat-suratnya (2Tim. 4:11; Filemon 24; Kol. 4:10). Kita tidak tahu apakah Yohanes Markus atau Paulus yang berubah, atau kedua-duanya telah berubah.

"Sekalipun Allah menggunakan orang-orang ini, persoalan di antara mereka perlu pemecahan. Sang rasul, yang mengkhotbahkan kasih karunia, perlu mengulurkan kasih karunia itu kepada seorang penginjil muda yang telah mengecewakan dirinya. Rasul dari pengampunan perlu mengampuni. Yohanes Markus telah bertumbuh dalam pendidikan yang menguatkan dari Barnabas, dan pada akhirnya hati Paulus tampaknya terjamah oleh perubahan-perubahan itu" [alinea ketiga].

Belajar dari pengalaman. Sementara pertikaian yang tajam antara Paulus dan Barnabas itu sangat disayangkan, tidak disangsikan bahwa masing-masing telah bersikap dan bertindak atas suatu keyakinan yang murni. Mungkin Paulus terlalu cepat memvonis, sementara Barnabas adalah seorang pemimpin yang cukup jeli melihat potensi dalam diri Yohanes Markus. Tetapi apa yang kita lihat di sini adalah ketegasan bersikap dari para pemimpin untuk membela pendirian masing-masing, dan hal itu telah memberi pengaruh positif kepada Yohanes Markus sebagai generasi penerus. Di satu pihak ketegasan penolakan Paulus terhadap dirinya menjadi pemicu untuk membuktikan bahwa dia bisa berubah, di pihak lain kesempatan kedua yang Barnabas berikan menjadi pendorong untuk tidak mengecewakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Para pemimpin harus tegas dan tulus, sedangkan para pekerja harus mawas diri (instrospeksi) dan berpikiran dewasa.

Dari perspektif kepemimpinan kita juga bisa belajar dari pengalaman ini, betapa perlunya untuk saling mengisi di antara para pemimpin pekerjaan Tuhan. Bayangkanlah kalau semua pemimpin keras seperti Paulus dan pembantu-pembantunya hanya ikut-ikutan dalam sikap "angkat telor" supaya disukai bos, jemaat akan kehilangan pelayanan seorang pemuda yang potensial seperti Yohanes Markus. Kesuksesan Paulus antara lain adalah karena dia dibantu dan didukung oleh rekan-rekan sekerja yang berkepala dingin dan bijaksana seperti Barnabas yang menyadari bahwa kaderisasi adalah mutlak. Perbedaan pendapat dalam pekerjaan Tuhan adalah sebuah keniscayaan, sesuatu yang dapat terjadi, namun kedewasaan berpikir dapat melahirkan jalan keluar yang tetap menghormati pendirian masing-masing. Selain itu, hal yang penting juga adalah sikap lapang dada yang ditunjukkan oleh Yohanes Markus yang tidak ingin mengail di air keruh, karena tujuan utamanya adalah menjadi penginjil bagi Tuhan.

"Meskipun rincian perdamaian Paulus dengan Yohanes Markus mungkin kurang lengkap, catatan alkitabiah itu jelas. Yohanes Markus menjadi salah seorang teman sang rasul yang terpercaya...Pelayanan Paulus telah diperkaya oleh penginjil muda ini yang jelas-jelas sudah dia ampuni. Penghalang di antara mereka diruntuhkan dan mereka sanggup bekerjasama dalam pekerjaan injil" [alinea terakhir: dua kalimat pertama dan dua kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Yohanes Markus pernah ditolak oleh Paulus sebagai tidak layak menemani dia oleh karena ketika bantuannya dibutuhkan dia telah meninggalkan sang rasul dan pulang ke rumah. Dia sudah melihat bahwa, sebagai rekan Paulus, kehidupannya harus terus-menerus bekerja keras, cemas, dan menyangkal diri; dan dia menginginkan jalan yang lebih ringan. Hal ini membuat sang rasul merasa bahwa dia tidak bisa dipercaya, dan keputusan itu menyebabkan perselisihan tidak menyenangkan antara Paulus dan Barnabas. Sejak itu Yohanes Markus belajar suatu pelajaran yang kita semua harus pelajari, bahwa tuntutan Allah berada di atas segala yang lain" (Ellen G. White, Sketches From the Life of Paul, hlm. 282).

Apa yang kita pelajari tentang penyelesaian perselisihan Paulus dan Barnabas?
1. Perselisihan dalam pekerjaan Tuhan adalah hal yang tak terelakkan, karena faktor manusiawi. Pada tingkat jemaat perselisihan bisa terjadi sebagai "limbah" dari dinamika, misalnya pemilihan pengurus jemaat, kegiatan KKR, pembangunan gereja, dan lain-lain. Satu-satunya penyelesaian atas perselisihan adalah rekonsiliasi.
2. Pada tingkat kepemimpinan perselisihan dapat terjadi karena soal kebijakan dan sikap. Selama seorang pemimpin berpijak pada kebenaran dan ketulusan hati, ada jalan keluar yang terhormat. Perselihan jadi memalukan kalau penyebabnya adalah kecurangan (di pihak pemimpin) dan ambisi (di pihak yang dipimpin).
3. Yohanes Markus adalah lambang dari pekerja dan generasi muda yang sedang belajar untuk menjadi pelayan Tuhan yang handal. Dia bisa saja tersinggung dengan sikap Paulus yang menolak dirinya dan berpotensi untuk menjadi provokator yang memperuncing pertikaian Paulus dan Barnabas. Tapi Yohanes Markus bersikap dewasa.

Senin, 16 September
PEMULIHAN HUBUNGAN (Dari Budak Menjadi Anak)

Pentingnya suatu hubungan. Sifat kebapakan Paulus sangat berpengaruh dalam diri Onesimus, budak yang melarikan diri dari majikannya. Pada zaman dulu sangsi bagi seorang budak yang melarikan diri adalah hukuman mati, dengan cara apapun yang dikehendaki oleh sang majikan. Beruntung bagi Onesimus, majikannya yang bernama Filemon sudah bertobat menjadi seorang Kristen berkat penginjilan Paulus. Bahkan rumahnya sering dijadikan sebagai tempat perbaktian, dan fakta bahwa sang rasul menyebut dirinya sebagai "teman sekerja kami" (Fil. 1) menunjukkan bahwa Filemon juga rajin menginjil.

Tidak ada catatan mengapa Onesimus melarikan diri dari Filemon. Mungkin dulu majikannya itu terlalu keras memperlakukannya sehingga dia tidak tahan. Setelah bertobat dan menjadi orang Kristen, Filemon berubah menjadi seorang yang lebih lemah lembut. Sang rasul ingin hubungan mereka pulih. Dia menyurati Filemon dengan pesan agar mau menerima kembali Onesimus yang juga sudah menjadi seorang Kristen. "Hubungan itu penting bagi Paulus. Sang rasul tahu bahwa hubungan yang putus mengganggu pertumbuhan kerohanian. Filemon adalah seorang pemimpin jemaat di Kolose. Kalau dia menyimpan kekesalan terhadap Onesimus, hal itu akan mewarnai kesaksian Kristianinya" [aline akedua].

Prinsip dari sebuah hubungan. Paulus telah menjalin hubungan pribadi yang baik dengan Filemon yang kaya, dan sekarang sang rasul juga membina hubungan yang baik dengan Onesimus yang miskin. Prinsip pertama yang kita lihat diterapkan oleh Paulus dalam kedua hubungan itu ialah prinsip kesetaraan sebagai sesama anak-anak Tuhan. Hubungan Paulus dengan Filemon dan dengan Onesimus adalah gambaran dari hubungan antara pendeta sebagai pemimpin dan gembala jemaat dengan para anggota jemaat. Dapatkah seorang pemimpin gereja pada dewasa ini membina hubungan dalam prinsip kesetaraan ketika dia berhubungan dengan para anggota di jemaat, tanpa pandang buluh, apakah dia orang kaya dan terhormat atau dia orang miskin dan bersahaja?

Prinsip kedua dari sebuah hubungan, sebagaimana tercermin dalam surat Paulus, adalahprinsip saling menghargai. Tulis sang rasul menyangkut Onesimus: "Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuanmu aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela" (ay. 13-14). Sebenarnya Paulus tidak bermaksud menahan Onesimus untuk melayani dirinya, tetapi dalam kata-kata tersebut kita menangkap pesan terselubung bahwa kalau Filemon tidak mau menerima kembali Onesimus, mungkin karena masih kesal terhadapnya, Paulus ingin budak itu dikirim kembali kepadanya. Sebagai seorang intelektual Paulus menggunakan pendekatan psikologis untuk menunjukkan rasa hormat kepada keluarga Filemon.

Sebelumnya, Paulus telah memuji Filemon, "karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus" (ay. 5). Bagian kalimat "aku mendengar" di sini merupakan sebuah ungkapan pujian secara halus dengan meyakinkan Filemon bahwa kasih dan imannya sudah menjadi buah bibir. Secara psikologis, seorang yang merasa tersanjung lebih mudah untuk "dipancing" kebaikannya. Faktanya, Onesimus telah diterima kembali dengan baik dan dipercayakan untuk aktif dalam pelayanan injil (Kol. 4:9).

Pendekatan itu penting. Perhatikan, salam pembukaan dalam surat Paulus kepada Filemon agak berbeda dengan salam pembukaan yang lazim disampaikan sang rasul ketika dia menyurat kepada jemaat-jemaat maupun kepada pribadi-pribadi sebagaimana terdapat dalam PB. Dari sejumlah 13 surat yang ditulisnya, 9 di antaranya dimulai dengan penyebutan dirinya sebagai "rasul." Namun dalam surat kepada Filemon ini Paulus menyebut dirinya sebagai seorang "teman" (ay. 1). Dalam surat itu sang rasul juga menyapa Apfia, istri Filemon, sebagai "saudara perempuan" dalam pengertian sebagai sesama orang Kristen. Terhadap Arkhipus, mungkin seorang kerabat dekat keluarga Filemon, sang rasul menyapanya sebagai "teman seperjuangan" (ay. 2). Sesuai tradisi pada zaman itu, Apfia sebagai nyonya rumah adalah penanggungjawab dalam urusan rumahtangga yang berperan penting dalam mengatur tugas-tugas para budak.

"Paulus sudah mengetahui bahwa budak-budak yang melarikan diri harapan masa depannya tipis. Mereka dapat tertangkap kapan saja. Mereka sudah ditakdirkan untuk hidup melarat dan miskin. Tapi sekarang, sebagai saudara di dalam Kristus dan pekerja sukarela dari Filemon, Onesimus bisa memiliki masa depan yang luar biasa...Pemulihan suatu hubungan yang rusak dapat menciptakan suatu perbedaan dramatik dalam kehidupannya" [alinea terakhir: empat kalimat pertama dan kalimat keenam].

Apa yang kita pelajari tentang pentingnya pemulihan hubungan?
1. Berdasarkan pengalaman, faktor kedekatan hubungan berperan penting dalam pekerjaan Tuhan dan penginjilan. Pelaksanaan KKR, pembangunan gereja, kegiatan pelayanan masyarakat, dan sebagainya dapat berhasil jika didahului dengan pembinaan hubungan yang baik dengan masyarakat.
2. Hubungan yang baik di antara para pekerja injil dan pelayan Tuhan, sebagai pribadi maupun kelompok, juga memainkan peran penting dalam mencapai sukses. Hubungan yang baik harus didasarkan pada prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan tidak memandang muka. Hubungan yang sehat itu tulus dan jujur.
3. Suatu hubungan bisa saja retak karena berbagai sebab, tetapi dengan pendekatan yang bijaksana selalu ada jalan untuk pemulihan hubungan. Orang Kristen sejati harus dapat memainkan peran sebagai pendamai, bukan sebaliknya. "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah" (Mat. 5:9).

Selasa, 17 September
SEMANGAT UNTUK SALING MELENGKAPI (Dari Pembanding Menjadi Pelengkap)

Untuk kebersamaan, bukan persaingan. Jemaat Korintus di zaman rasul-rasul, sebagai sebuah jemaat besar di lingkungan kota besar, menghadapi persoalan-persoalan kerohanian yang serius. Masalah perilaku seksual, pertikaian antar pribadi dan kelompok di dalam jemaat, bahkan menyombongkan karunia rohani. Sebagian orang menyebut dirinya pengikut Paulus dan lainnya pengikut Apolos, sehingga Paulus perlu menegaskan bahwa dirinya hanya menanam dan Apolos yang menyiram, tetapi yang menumbuhkan benih Kekristenan itu adalah Allah sendiri (1Kor. 3:6-7). Paulus juga menasihati mereka agar tidak mempersoalkan perbedaan-perbedaan karunia rohani di jemaat, oleh sebab "kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama...tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya" (1Kor. 12:7, 11).

Selain itu, tampaknya ada pula persaingan di dalam jemaat menyangkut keberhasilan penginjilan. Banyak dari mereka yang memuji diri sendiri atas keberhasilan dalam penginjilan dengan membandingkan apa yang dicapai oleh orang lain. "Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!" kata Paulus (2Kor. 10:12). Kita senang melihat bahwa belakangan ini begitu banyak kelompok maupun perorangan yang mengadakan KKR di tanah air. Puji Tuhan! Sebagai anggota jemaat yang tidak memiliki kesempatan untuk mengadakan KKR seperti yang dilakukan oleh saudara-saudara yang lain itu, kita patut berbangga dengan usaha dan hasil-hasil yang mereka capai. Tetapi biarlah orang-orang lain yang membanggakan pekerjaan mereka itu, jangan mereka sendiri yang membanggakan penginjilan yang dlakukan oleh diri sendiri!

"Allah memanggil kita untuk bekerjasama, bukan berkompetisi. Masing-masing orang percaya dikaruniakan oleh Allah untuk bekerjasama dalam melayani tubuh Kristus dan melayani masyarakat (1Kor. 12:11). Tidak ada karunia yang lebih besar atau lebih kecil. Semua itu perlu dalam jemaat Kristus (1Kor. 12:18-23). Karunia-karunia kita yang Allah berikan itu bukan untuk pameran yang cinta diri. Karunia-karunia itu diberikan oleh Roh Kudus bagi pelayanan" [alinea ketiga].

Jangan suka membandingkan. Salah satu sifat manusia yang lumrah adalah suka membanding-bandingkan, dalam hal apa saja. Dorongan untuk membanding-bandingkan itu berasal dari naluri persaingan yang mungkin bersifat bawaan, atau juga akibat pengalaman masa kecil ketika kita "dipanas-panasi" oleh lingkungan (orangtua, keluarga, teman, atau guru) dengan maksud supaya kita bisa berprestasi lebih baik lagi dan tidak kalah dari orang lain. Sementara cara mendorong seperti itu baik untuk memacu semangat, terkadang "limbah" dari dorongan semangat yang berlebihan itu bisa terbawa sampai dewasa. Apalagi kalau lingkungan di mana kita berinteraksi sehari-hari juga sarat dengan suasana persaingan sehingga memaksa kita untuk menjadi lebih unggul, atau sedikitnya bisa memiliki hal-hal yang serba melebihi daripada orang lain.

"Semua perbandingan dengan orang lain itu tidak bijasakana, sebab perbandingan-perbandingan itu akan membuat kita merasa kecewa atau sombong. Kalau kita mengaggap orang lain jauh 'lebih unggul' dari kita, kita akan merasa putus asa bila kita membandingkan diri kita dengan mereka. Kalau kita mengira pekerjaan kita bagi Kristus lebih efektif daripada pekerjaan orang lain, kita akan merasa bangga. Kedua sikap ini melumpuhkan efektivitas kita bagi Kristus. Sementara kita bekerja di dalam lingkup pengaruh yang Kristus telah berikan kepada kita, kita akan mendapatkan sukacita dan kepuasan dalam kesaksian kita untuk Kristus. Pekerjaan-pekerjaan kita akan melengkapi usaha-usaha dari para anggota yang lain, dan gereja Kristus akan membuat kemajuan besar bagi kerajaan itu" [alinea terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Karunia-karunia yang berbeda diberikan kepada orang-orang yang berbeda, supaya para pekerja bisa merasakan kebutuhan mereka akan satu sama lain. Allah mengaruniakan karunia-karunia ini dan semuanya digunakan dalam pelayanan-Nya, bukan untuk mengagungkan pemiliknya, bukan untuk meninggikan manusia, melainkan untuk meninggikan Penebus dunia. Karunia-karunia itu harus digunakan demi kebaikan seluruh umat manusia oleh menyatakan kebenaran, bukan untuk bersaksi bagi kepalsuan" (Ellen G. White, Signs of the Times, 15 Maret 1910).

Apa yang kita pelajari tentang karunia-karunia rohani untuk saling melengkapi?
1. Kita hidup di tengah dunia yang sarat dengan persaingan, dan tanpa disadari roh persaingan itu terbawa masuk ke dalam lingkungan gereja dan pekerjaan Tuhan. Mentalitas persaingan itu membuat kita tergoda, bahkan terdorong, untuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain.
2. Kompetisi adalah sebuah kata yang tidak sepantasnya terdapat dalam kamus Kristiani. Sebaik-baiknya pun kita hendak menerangkan makna dari kata "kompetisi" akan selalu disimpulkan dalam sebuah kata lain: bersaing. Orang Kristen tidak bersaing dengan sesamanya, namun kita berlomba dalam hal iman (Ibr. 12:1-2).
3. Gereja sebagai "tubuh Kristus" memiliki berbagai anggota tubuh yang berbeda-beda untuk saling melengkapi, bukan saling berkompetisi. Allah memberikan karunia rohani kepada jemaat "untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus" (Ef. 4:12).

Rabu, 18 September
KEWAJIBAN SESAMA UMAT TUHAN (Dari Pergesekan Kepada Pengampunan)

Meminta maaf dan mengampuni. Sebagian orang percaya bahwa pergesekan adalah konsekuensi logis dari kedekatan. Dalam pengertian tertentu pandangan ini ada benarnya. Dua orang yang berada berjauhan tidak akan saling bersentuhan, apalagi bergesekan. Tetapi ketika dua orang itu berada dalam suatu ruangan yang dipenuhi oleh banyak orang yang terus bergerak, peluang untuk saling bergesekan menjadi sangat besar. Gereja adalah tempat berhimpun banyak orang yang datang ke salib Kristus, sangat mungkin untuk saling bergesekan. Apalagi di sebuah gereja yang sarat dengan aktivitas, pergesekan adalah sebuah keniscayaan. Mestinya setiap orang menyadari situasi ini supaya lebih toleran dan berhati lapang. Sedangkan di tengah kerumunan manusia dalam kemeriahan menonton konser musik orang bisa saling menginjak sembari tersenyum, mengapa di dalam jemaat tempat kerumunan orang-orang yang menikmati suasana eforia penebusan dan keselamatan, kita menjadi begitu sangar ketika sedikit saja tersentuh?

Normalnya, di dalam gereja atau dalam pekerjaan Tuhan, tidak banyak orang yang dengan sengaja mencari keributan dengan orang lain. Tetapi yang lebih banyak adalah orang-orang yang sangat sensitif dan terlalu mudah tersinggung. Keadaan bertambah runyam kalau ada provokator-provokator atau orang-orang yang gemar membuat sensasi. Tentu kita berharap bahwa orang-orang yang telah melukai perasaan orang lain--sengaja ataupun tidak, melalui perkataan ataupun sikap dan tindakan--agar berhati besar untuk meminta maaf; kita juga mendorong supaya orang-orang yang merasa telah disakiti hatinya untuk membuka pintu maaf seluas-luasnya. Dalam banyak kasus pergesekan terjadi hanya karena salah pengertian atau salah informasi, bukan kesengajaan untuk menyakiti hati. Sikap suka meminta maaf dan suka mengampuni adalah ciri tabiat serta nilai moral Kekristenan sejati.

Mengampuni seperti kita diampuni. Alasan utama mengapa orang Kristen harus mengampuni orang lain oleh karena Allah telah mengampuni kita dari segala dosa. Ketika anda mengampuni orang lain yang bersalah terhadap diri anda tidak berarti anda telah mengampuni dosa orang itu, sekiranya kesalahan tersebut begitu besarnya sehingga dapat dikategorikan sebagai dosa. Kesalahan di antara manusia adalah urusan manusia, pelanggaran terhadap hukum Allah adalah urusan si pelaku dengan Tuhan. Rasul Paulus berkata, "Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!" (Rm. 12:17-18).

"Kita dapat diperdamaikan dengan seseorang yang telah bersalah kepada kita oleh karena Kristus memperdamaikan kita kepada Diri-Nya ketika kita bersalah kepada-Nya. Kita dapat mengampuni oleh karena kita sudah diampuni. Kita dapat mengasihi oleh karena kita sudah dikasihi. Pengampunan adalah sebuah pilihan. Kita bisa memilih untuk mengampuni tanpa peduli akan perbuatan dan sikap orang lain. Inilah roh Yesus yang sesungguhnya" [alinea terakhir: enam kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Kenyataan bahwa kita memiliki kewajiban begitu besar terhadap Kristus menempatkan kita di bawah kewajiban paling suci terhadap mereka untuk siapa Dia mati untuk menebus. Kita harus menunjukkan simpati yang sama terhadap mereka, belas kasihan yang lembut dan kasih yang tidak mementingkan diri yang sama sebagaimana Kristus telah tunjukkan terhadap kita...Sementara kita datang kepada Allah, inilah syarat yang menyambut kita di pintu gerbang, yaitu dengan menerima kemurahan dari Dia kita menyerahkan diri untuk menyatakan rahmat-Nya kepada orang lain" (Ellen G. White, God's amazing Grace, hlm. 328).

Apa yang kita pelajari tentang meminta maaf dan memaafkan?
1. Menjadi orang Kristen berarti menjadi orang yang penyabar, sebab Yesus mengajarkan demikian. Bagaimana hendak mempraktikkan perintah Yesus "siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu" (Mat. 5:39), kalau baru bersentuhan saja anda langsung pasang kuda-kuda?
2. Setiap orang Kristen berkewajiban untuk saling meminta maaf dan saling memaafkan. Ini merupakan dua sisi dari satu mata uang, keduanya tidak dapat dipisahkan. Memintaa maaf dan memaafkan sama-sama adalah perintah Tuhan kepada umat-Nya (Yak. 5:16; Kol. 3:13).
2. Panjang sabar dan suka mengampuni adalah ciri-ciri tabiat orang Kristen yang sejati, sebagaimana Yesus Kristus adalah panjang sabar dan suka mengampuni. Sebagai orang Kristen kita harus lebih sabar terhadap sesama (Ef. 4:2; Pkh. 7:9).

Kamis, 19 September
MENYELESAIKAN PERSELISIHAN SECARA KRISTIANI (Dari Dendam Menjadi Berbaikan)

Nasihat tiga langkah Kristus. Nasihat Yesus tentang cara penyelesaian sengketa antara dua orang seperti tercatat dalam Matius 18:15-17 sering disebut sebagai "Rancangan Penyelesaian Konflik Tiga Langkah" (3-Step Conflict Resolution Plan) yang merupakan prosedur standar di kalangan umat Kristiani. Setidaknya, teorinya begitu. Yesus berkata, "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali" (Mat. 18:15). Kata asli yang diterjemahkan sebagai "berbuat dosa" dalam ayat ini adalah ἁμαρτάνω, hamartanō, sebuah kata kerja yang artinya "berbuat salah" atau "melanggar" terhadap suatu peraturan, dan dalam pengertian tertentu termasuk melanggar hukum Allah. Tentu saja dalam konteks ini yang dimaksudkan ialah "mengganggu kenyamanan" orang lain, termasuk menyakiti perasaan. Bila hal itu terjadi orang yang merasa disakiti dan tidak menerima perbuatan itu harus menempuh langkah pertama, yaitu menegur secara empat mata. Hal ini terutama menyangkut perbuatan seseorang yang kita ketahui telah melanggar hukum Allah.

Kalau langkah pertama itu tidak berhasil menyelesaikan persoalan sebab si pelaku tetap bersikeras, maka langkah kedua yang dapat ditempuh adalah membawa "seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan" (ay. 16). Tampaknya langkah kedua dari Yesus ini didasarkan pada Hukum Taurat sebagaimana tertulis dalam Ulangan 19:15 tentang perlunya beberapa saksi atas sebuah perkara. Namun, meskipun anda yang membawa saksi-saksi bukan berarti mereka itu berpihak kepada anda, melainkan harus netral dan tidak terkesan seperti mengeroyok orang yang bersalah. Kesaksian mereka lebih untuk menyaksikan bahwa di pihak anda ada itikad untuk mencari penyelesaian secara kekeluargaan, bukan kesaksian sebagai bagian dari pembuktian atas materi perkara. Sampai pada tahap ini peluang untuk melokalisasi pertengkaran masih dapat terpelihara. Apabila upaya perdamaian ini tidak berhasil, "sampaikanlah soalnya kepada jemaat" (ay. 17).

"Kerinduan Yesus dalam memberi nasihat dalam Matius 18 ialah agar konflik itu terbatas dalam kelompok yang sekecil mungkin. Maksud-Nya ialah supaya dua orang yang terlibat itu menyelesaikan persoalan mereka sendiri...Sementara jumlah orang-orang yang terlibat dalam konflik antara dua pribadi itu meningkat, pertikaian yang lebih besar terjadi. Orang-orang akan memihak, dan garis pertempuran pun ditentukan. Tetapi bilamana orang-orang Kristen berusaha untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan mereka secara empat mata, dan di dalam semangat kasih Kristiani dan saling pengertian, suasana perdamaian pun tercipta" [alinea pertama: dua kalimat pertama dan kalimat keempat hingga keenam].

Sebagai jalan terakhir. Pelibatan jemaat untuk penyelesaian suatu konflik perorangan harus menjadi jalan terakhir setelah upaya-upaya yang tulus untuk perdamaian menemui jalan buntu. Alkitab tidak menyarankan penyelesaian konflik di kalangan anggota jemaat diselesaikan pada ranah hukum duniawi. Hal ini pernah terjadi di jemaat Korintus, sehingga rasul Paulus menyurati mereka dengan kata-kata yang keras: "Sungguh memalukan! Tentu di antaramu ada seseorang yang cukup bijaksana untuk menyelesaikan perselisihan antara saudara-saudara yang sama-sama Kristen! Tetapi sebaliknya seorang Kristen pergi kepada orang bukan Kristen untuk mengadukan perkaranya terhadap saudaranya yang Kristen! Jangankan pergi berperkara pada orang bukan Kristen; adanya perselisihan-perselisihan di antaramu pun sudah merupakan suatu kekalahan bagimu. Lebih baik kalian diperlakukan tidak adil, atau dirugikan!" (1Kor. 6:5-7, BIMK).

"Ada kalanya semua usaha untuk menyelesaikan persoalan tidak berhasil. Dalam hal ini Yesus menyuruh kita untuk membawa masalahnya di hadapan jemaat...Tempat yang pantas untuk membawa persoalan, kalau dua langkah pertama tidak membantu mendamaikan kedua pihak, adalah majelis jemaat. Sekali lagi, maksud Kristus adalah perdamaian. Bukan untuk mempersalahkan salah satu pihak dan membebaskan pihak yang lain" [alinea terakhir: dua kalimat pertama dan tiga kalimat terakhir].

Pena inspirasi menulis: "Sementara orang yang bersalah menerima teguran yang disampaikan dalam kasih Kristus, dan mengakui kesalahannya, memohon pengampunan dari Allah dan dari saudaranya, cahaya surga memenuhi hatinya. Perselisihan diakhiri; persahabatan dan kepercayaan dipulihkan. Minyak kasih menghilangkan rasa sakit yang diakibatkan oleh yang bersalah; Roh Allah mempertautkan hati dengan hati; dan ada lagu di surga untuk persatuan yang dihasilkan" (Ellen G. White, Gospel Workers, hlm. 500).

Apa yang kita pelajari tentang penyelesaian perselisihan secara Kristiani?
1. Pertengkaran dan perselisihan dapat terjadi di antara umat Tuhan, tetapi untuk itu Kristus sudah menyediakan langkah-langkah penyelesaian yang harus ditempuh. Penyelesaian secara Kristiani harus tetap menjaga martabat orang yang disakiti maupun orang yang bersalah.
2. Berbuat kesalahan itu manusiawi, dalam arti bahwa sebagai manusia tidak ada yang luput dari kesalahan. Kali ini seseorang berbuat salah, kali berikut orang lain yang berbuat salah. Sementara kesalahan tidak boleh dibiarkan, orang yang bersalah juga harus dikasihani.
3. Mengakui kesalahan adalah tindakan terhormat, bukan pertanda kelemahan. Bahkan, orang yang berani mengaku bersalah adalah orang yang rasa percaya dirinya kuat. "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi" (Ams. 28:13).

Jumat, 20 September
PENUTUP

Jauhi persaingan. Hidup ini adalah sebuah perjuangan, jika anda tidak berjuang anda tidak akan bisa berhasil. Akan tetapi banyak orang terlanjur percaya bahwa perjuangan hidup itu melibatkan persaingan, kalau anda tidak mampu bersaing maka anda takkan berhasil. Persaingan hanya menyediakan dua pilihan: menang atau kalah. Seseorang yang terbiasa berpikir dalam prinsip menang dan kalah biasanya cenderung menilai segala sesuatu juga dari perspektif menang atau kalah.

Sebagai orang Kristen kita juga menerapkan prinsip menang atau kalah, namun bukan untuk menang atas orang lain tetapi dalam mengalahkan diri sendiri. Persaingan hidup orang Kristen adalah antara manusia jasmaniah dengan manusia rohaniah kita sendiri, antara keinginan daging dengan keinginan roh. Dalam hal persaingan dengan orang lain kita memilih untuk bersandar pada Kristus sebagai tempat perlindungan.

"Kalau kita berdiri pada hari besar Tuhan dengan Kristus sebagai tempat perlindungan kita, menara kita yang tinggi, kita harus menyingkirkan segala kedengkian, semua perselisihan demi keunggulan. Kita harus sama sekali membinasakan akar dari hal-hal yang tidak suci ini, supaya hal-hal itu tidak bertumbuh lagi dalam kehidupan" [alinea kedua: dua kalimat pertama].

"Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Ef. 4:31-32).

(Oleh Loddy Lintong/California, 18 September 2013)

Sabtu, 07 September 2013

CARA MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET


Internet saat ini menjadi sebuah bagian dalam kehidupan sehari-hari semua masyarakat. Internet seringkali dibutuhkan untuk berbagai macam keperluan, seperti email, download, upload, stream, dll. Namun, apa jadinya ketika internet anda mengalami penurunan peforma terbaiknya ? Ya, ada berbagai macam cara untuk mempercepat koneksi internet. Namun yang perlu diperhatikan ialah Internet Service Provider (ISP) yang Anda pilih ini utamanya. Tak perlu kapok jika harus terus bergonta ganti ISP. Karena, memang yang kita butuhkan ialah koneksi internet yang cepat dan stabil.

Berikut, merupakan tips alternatif untuk cara mempercepat koneksi internet Anda.

Mengubah Setting Bandwidth pada Windows
  1. Klik tombol 'Start' pada Windows.
  2. Klik ‘Run’ dan ketik gpedit.msc dan lalu klik ‘OK’.
  3. Setelah muncul jendela baru, pilih ‘Administrative Templates’, lalu klik ‘Network’.
  4. Setelah itu pilih dan klik ‘QoS Packet scheduler’.
  5. Ubah setting pada ‘Limit Reservable Bandwidth’ menjadi 'Enable'.
  6. Ubah Bandwidth Limitnya, dari 20 menjadi 0, lalu Klik Apply > OK.
  7. Restart komputer Anda.
Setting DNS dengan OpenDNS
  1. Buka ‘Control Panel’ pilih ‘Network Connection’.
  2. Klik kanan ‘Local Area Connection’ lalu pilih Properties atau ‘Wireless Network Connection’ *jika Anda menggunakan wireless untuk koneksi.
  3. Pilih ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ lalu Klik Properties.
  4. Setelah muncul jendela baru, pilih dan klik ‘Use Following DNS Server’.
  5. Isilah kolom 'Preferred DNS Server' dengan ini: 208.67.222.222.
  6. Isilah kolom 'Alternate DNS Server' dengan ini: 208.67.220.220.
  7. Kemudian, klik ‘OK’.
Jika langkah-langkah diatas masih belum kurang optimal, silahkan gunakan ISP lainnya untuk mendapatkan pelayanan internet yang lebih cepat dan baik lagi dan ISP sebelumnya.

 Semoga bermanfaat.

Selasa, 03 September 2013

KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA

 Dunia adalah komedi bagi mereka yang melakukannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. - Horace Walpole

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya. - Jalaludin Rumi

Sesungguhnya seseorang bisa disebut mandiri bukan lantaran ia sudah tidak lagi meminta, tapi lebih karena ia sudah bisa memberi harapan akan kembali diberi. - Anonim

Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui. - Anonim

Tak ada orang yang terlalu miskin sehingga tidak bisa memberikan pujian. - Anonim

Kesehatan selalu tampak lebih berharga setelah kita kehilangannya. - Jonathan Swift

Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain. - Michel De Montaigne

Seorang konsultan psikologi paling jenius sekalipun tidak lebih mengerti tentang pikiran dan keinginan kita lebih daripada diri kita sendiri. - Anonim

Salah satu fungsi diplomasi adalah untuk menutupi kenyataan dalam bentuk moralitas. - Will Dan Ariel Dunant

Do all the goods you can, All the best you can, In all times you can, In all places you can, For all the creatures you can. - Anonim

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik. - Baron Pierre De Coubertin

Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan, tetapi keikutsertaan ... - Baron Pierre De Coubertin

Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca. - Charles "tremendeous" Jones

Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan pernah hilang. - Gordon Van Sauter

Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan Anda. - Gordon Van Sauter

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. - Alexander Graham Bell

Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. - Thomas A. Edison

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak. - John Naisbitt

Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk. - P.t. Barnum

Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, Tanpa inspirasi.... kita akan binasa. - Walt Disney


Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney

Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang tumbuh sayap, sedang yang lain mencari tongkat penyangga. - Harold W. Ruoff

Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde

Kebebasan itu berasal dari manusia, tidak dari undang-undang atau institusi. - Clarence Darrow

Lebih mudah menambahkan sesuatu pada reputasi yang besar daripada untuk memperoleh reputasi itu sendiri. - Publius Syrus

Ketika kita menjadi tua, waktu akan membuat kita dikelilingi oleh orang-orang yang mencintai kita, sebagai ganti dari orang-orang yang kita cintai. - J. Petit Senn

Tak melakukan apa-apa merupakan kekuatan setiap orang. - Samuel Johnson

Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya - Montaigne

Kegagalan biasanya merupakan langkah awal menuju sukses, tapi sukses itu sendiri sesungguhnya baru merupakan jalan tak berketentuan menuju puncak sukses. - Lambert Jeffries

Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda. - Vergill

Tempat untuk berbahagia itu di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia. - Robert G. Ingersoll

Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya. - Montaigne

Sifat Cinta: 1. Tidak membeda-bedakan 2. Cuma-cuma atau tanpa pamrih 3. Ketidaksadaran diri 4. Bebas - Anthony De Mello Sj

Hanya ikan yang bodoh yang bisa dua kali kena pancing dengan umpan yang sama. -

Kebanyakan dari kita yakin bisa membuat orang lain bahagia dengan cara yang kita tentukan. - Robert S. Lynd

Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde

Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya, karena semua orang perlu di maafkan. - Thomas Fuller

Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda. - Sai Baba

Suatu kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun. - George Bernard Shaw

Pengetahuan ada dua macam : yang telah kita ketahui dengan sendirinya atau yang hanya kita ketahui dimana ia bisa didapatkan. - Samuel Johnson

ita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan Sumber kedamaian yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar, kamu tidak akan pernah menemukannya. - Maha Guru Ching Hai

Jika kita melayani dengan penyerahan penuh (bhakti), kita selamanya terpuaskan, dan merasa terpenuhi. Kita tidak akan berpikir untuk meminta apapun, karena kita merasa bahwa kita memiliki segala sesuatu dalam kelimpahan. - Guru Ching Hai

Janganlah merasa terlalu kecewa, tetapi jalanilah hidup setiap saat dengan sepenuh hati kamu. Apapun yang mesti kamu lakukan, lakukan dengan kebaktian penuh. Miliki iman pada Tuhan dan rencana agung seluruh alam semesta. - Guru Ching Hai

Segala sesuatu merupakan suatu kebiasaan. Kita mempelajari cara keariefan yang merupakan cara kelenturan. Apabila kita terbiasa dengan kelenturan, maka (kita) terbiasa dengan berbagai perubahan dadakan, kita terbiasa dengan tindakan segera, tindakan spontan, bukan tindakan prasangka, itulah cara yang terbaik. - Guru Ching Hai

Kadang kala kita dilahirkan dalam keadaan fakir miskin (sengsara), karena Tuhan menghendaki kita belajar bersemangat pantang mundur dan berlatih keberanian diri. - Guru Ching Hai

Kita seharusnya menjadi se-agung sang Pencipta. Dia bisa mewadahi semua ciptaanNya, mengapa kita tidak bisa bertoleransi terhadap pemikiran-pemikiran saudara kita, teman kita, atau orang lain yang kita kenal? Kita harus bisa berbuat yang sama untuk mencapai Anuttara-Samyak-Samboddhi, dimensi tertinggi, tingkat tertinggi. - Guru Ching Hai

Pada saat kita lancar atau sukses, santai; justru harus lebih waspada, jangan menjadikannya sesuatu terjadi karena kemampuan kita, hingga kehilangan rendah hati, rasa penyesalan, lalu mulai malas, tidak dapat maju. - Guru Ching Hai

Setiap hari jika kita berpikir seperti Buddha, bertindak seperti Buddha, bertutur kata seperti Buddha, maka pada hari itu Anda adalah Buddha. - Guru Ching Hai

Anda harus ungkapkan perasaan hati Anda. Agar orang lain dapat mengetahui bahwa ia telah melukai hati Anda. Kemudian segera menyelesaikannya. Jangan menyimpannya. Berapa lamakah Anda dapat menyimpannya? Hawa kemarahan yang tertimbun dalam hati Anda dapat terbawa dari satu kelahiran ke kelahiran berikutnya. Hingga suatu saat, jika hawa itu sangat besar, Anda bisa terlahir menjadi binatang. Jenis binatang yang sangat buas. Itu hanya disebabkan sentimen marah Anda tidak segera dihapuskan. Maka janganlah meremehkan hal ini. Itu adalah konsep pikiran yang salah. - Guru Ching Hai

Anda memiliki keluarga, tetapi Anda membaktikan diri Anda dan seluruh keluarga Anda dalam pemeliharaan Tuhan. Anda adalah pemelihara keluarga ini untuk kepentingan Tuhan; itu juga pembiaraan (menepikan hal-hal yang bersifat duniawi). Lebih sulit membiara dengan cara itu daripada mencukur rambutmu dan menyembunyikan dirimu di biara. Jika Anda dapat melakukan itu, Anda adalah para suci sejati. - Guru Ching Hai

Kita menjadi biarawan demi pengabdian kepada sesama makhluk hidup, bukanlah ingin lebih cepat menjadi Buddha untuk mengungguli orang lain. - Guru Ching Hai

Menjadi biarawan atau tidak, kita tetap dapat berlatih rohani, yang terpenting harus mencapai kebebasan abadi dan memperoleh kebijaksanaan ilahi dahulu, barulah kita dapat menolong dunia. - Guru Ching Hai

Yang Maha Kuasa menempatkan kita di mana saja, dan hal itu pasti merupakan yang terbaik, yang mana kita harus puas atas penempatanNya. - Guru Ching Hai

Ingin mengetahui Anda ada kemajuan atau tidak, cukup melihat perubahan watak diri Anda, keluasan wawasan Anda dan pengembangan kemurahan hati Anda. Itulah kemajuan dan tingkat Anda sesungguhnya. - Guru Ching Hai

Wadag manusia ini hanyalah kumpulan dari kebiasaan dan pikiran yang berasal dari kehidupan satu ke kehidupan berikutnya. Kita bukanlah wadag manusia ini, kita tidak pernah berpisah, kita adalah kebijaksanaan, kita adalah cinta kasih, yang memenuhi seluruh alam semesta, bagaimana mungkin dapat dipisahkan oleh selapis kulit? - Guru Ching Hai

Adakalanya, setelah Anda mengikuti retret 7 hari, 2 hari atau 1 hari, Anda merasakan tingkat rohani Anda terangkat. Karena kita telah mencurahkan seluruh perhatian kita untuk menembusi tingkat rohani yang kita miliki sekarang. Kita mengetahui itulah satu-satunya tujuan untuk mengikuti retret, maka tingkat rohani kita terangkat dan karma kita akan tertinggal di belakang. - Guru Ching Hai

Retret sangatlah penting, ianya dapat menenangkan hati kita, dan menyaring pencemaran kehidupan duniawi. - Guru Ching Hai

Apa itu semangat Zen? Hayatilah hari ini. Lakukan apa yang perlu dilakukan hari ini, betapapun susahnya atau senangnya adalah hari ini, pahamkah? Jangan peduli masa lampau, karena yang lalu tidak dapat ditarik kembali! Dan masa depan belum menjelma. Karena sangat jarang orang yang dapat dengan sepenuh hati menempatkan mentalnya pada saat kini, sehingga kita begitu menderita. - Guru Ching Hai

Sangatlah penting untuk bertobat dan bersahaja, tetapi adalah lebih penting untuk mengasihi dirimu sendiri. Jika Anda tidak dapat mengasihi dirimu sendiri, siapakah yang dapat Anda kasihi? - Guru Ching Hai

Bersahajalah! Hidup akan lebih mudah buat Anda, dan Anda menghemat seluruh energi Anda untuk naik (ke atas) daripada memboroskannya pada bidang intelektual yang berpencaran di sini dan di sana, dan melekatkan diri Anda di sana. Anda cantik, sungguh cantik. Bebaskan diri Anda. Anda terlalu membebani diri; itu tidak perlu. Jadilah dirimu sendiri. Bebaskanlah. - Guru Ching Hai

Orang yang menikmati kebebasan yang terbesar adalah ia yang paling bertanggung-jawab karena ia bertanggung-jawab sehingga ianya merasa bebas. - Guru Ching Hai

Tao tidak dapat diuraikan dengan pengetahuan; Tao adalah pemahaman batin dan suatu pencerahan batin. Rileks sehingga Anda akan maju dalam latihan Anda. Bersifat alami. Jangan mengharapkan bahwa segala sesuatu akan berakhir secara sempurna. Namun demikian, Anda jangan malas. - Guru Ching Hai

Jangan selamanya menyalahkan orang lain, harus menyalahkan diri kita. Apapun yang terjadi pada diri kita, itu semua adalah akibat karma kita. - Guru Ching Hai

Kita harus peduli pada orang lain. Itulah tujuan hidup. Semakin kita peduli pada orang lain, semakin kita mengembangkan diri kita, berkembang hingga kita menjadi satu dengan segalanya, dan kita menjadi Buddha. Semakin Anda peduli pada diri sendiri, semakin sempit jadinya Anda. - Guru Ching Hai

Kebersihan adalah semacam pemberian derma karena hal tersebut memberikan orang-orang sekitar suatu perasaan yang menyenangkan. - Guru Ching Hai

Yang hanya dapat membebaskan kita adalah Kebenaran. Jika kita tidak memahami itu kita senantiasa merasa cemas. - Guru Ching Hai

Imanmu harus lebih kuat dari rasa takutmu; itulah pelajaranmu, karena Tuhan senantiasa lebih kuat dari kekuatan negatif. Jadi jika kamu bersama Tuhan, kamu tidak perlu merasa takut. - Guru Ching Hai

Hal yang terbaik adalah tidak merasa takut akan apapun, karena kita adalah duta dari Kebenaran, dan segala hal yang palsu (maya) pasti berembus cepat atau lambat. Itulah semua yang harus Anda percayai. - Guru Ching Hai

Sesuatu yang baik selalu sederhana dan tanpa pamrih. Cinta kasih dan tanpa pamrih adalah pandangan hidup yang seharusnya menuntun kehidupan kita. Dengan atau tanpa inisiasi, dengan atau tanpa kesadaran Tuhan. - Guru Ching Hai

Jika kita tidak mengendalikan pikiran kita dengan Hakekat Kebuddhaan kita, tidak berlatih secara sungguh-sungguh, tidak jujur terhadap diri kita dan tidak mengkaji tingkah laku kita secara ketat, maka kita akan pasti dikuasai oleh Maya. Menjadi dikuasai bukanlah berarti bahwa kita menjadi seperti orang gila (berbicara tidak karuan) atau wajah kita berubah menjadi mengerikan. Apabila kita tidak melangkah di jalur yang tepat, maka kita akan melangkah di jalur Maya. - Guru Ching Hai

Semakin kita berlatih, maka semakin mawas kita harusnya; kalau tidak kita akan dengan mudah jatuh ke dalam suatu pojok. Jika kita terperosok di pojok tersebut, kita tidak akan mampu untuk mempelajari dari aspek lainnya. Jadi kita janganlah menuruti hati (kita) dalam segala tingkat pengalaman. Oleh karena hal ini maka Sutra Intan menyatakan: "Biarlah tiada ketagihan (kelekatan), biarlah hati kita bebas adanya. - Guru Ching Hai

Tiada siapapun selain orang itu sendiri yang dapat melaksanakan latihan rohaninya, menyalakan pelita dan menjalani jalur tersebut. - Guru Ching Hai

Bersikap jujur terhadap orang lain adalah perlindungan terbaik bagi martabat dan hati nurani kita. Itulah jalan yang terbaik buat kita. - Guru Ching Hai

Kita harus berbagi pahala yang muncul dari latihan rohani kita dengan dunia. Kita tidak berlatih hanya untuk kepentingan diri kita sendiri saja. - Guru Ching Hai

Benda-benda di dunia ini akan kita nikmati jika benda-benda tersebut ada.Jika benda-benda itu tidak ada, ianya tiada perbedaan bagi kita. Itulah caranya dari roh yang tercerahkan. - Guru Ching Hai

Segala sesuatu diciptakan oleh kita. Sehingga jika kita ingin menjalani kehidupan yang bahagia, kita harus menciptakan suasana yang bahagia. - Guru Ching Hai

Cinta sejati berarti pihak lainnya tidak merasa kita itu ada, bahwa kita tidak berada di sekitarnya, tidak mengambil ruangannya, tidak membuatnya merasa terikat. Dia merasa lebih menyenangkan di dekat kita. - Guru Ching Hai

Hanya apabila Anda menemukan keindahan, kemuliaan dari Kerajaan Tuhan, barulah dapat Anda melupakan ambisi untuk keberhasilan di dunia ini. Itulah sebabnya saya menawarkan Anda Metode Quan Yin, sehingga Anda dapat melihat kemuliaan Tuhan, kemuliaan Surga, dan lalu menghilangkan nafsu keinginan atas keuntungan materi dan ketenaran. Hal tersebut seperti seorang bayi, jika Anda memberinya susu maka ia tidak akan lagi menyedot yang palsu. - Guru Ching Hai

Apabila hati kita tulus, ego berkurang, dinding ketidaktahuan dapat retak, kita dapat melihat banyak alam yang berbeda-beda. - Guru Ching Hai

Enyahkanlah ego kecilmu, maka Anda akan menjadi Agung. - Guru Ching Hai

Selama Anda tulus dan mengingat Ajaran Guru, itu adalah penghormatan yang terbaik. - Guru Ching Hai

Bagaikan anak, kita harus menjaga kepolosan hati dan menerima dengan tangan terbuka, dengan demikian kita akan maju dengan pesat. - Guru Ching Hai

Sesungguhnya, tidak ada sesuatu yang disebut Nasib, itu hanyalah masalah kurang berlatih rohani. - Guru Ching Hai

Kegagalan atau keberhasilan duniawi bukanlah tujuan yang penting. Kadang-kadang kegagalan adalah keberhasilan, sebaliknya keberhasilan adalah kegagalan. Kita harus menilainya dengan mata kebijaksanaan. - Guru Ching Hai

Jangan suka saling memuji, hal ini akan saling meracuni diri, karenanya akan menurunkan tingkat seseorang, dengan sendirinya ia telah menciptakan karma perintang bagi dirinya. - Guru Ching Hai

Kita banyak berutang budi kepada dunia, andaikan kita memberikan sedikit sedekah kepada orang lain, itu hanya merupakan pembayaran hutang, bukanlah amal. - Guru Ching Hai

Kebahagiaan adalah karena diri kita tidak berubah, dalam situasi apapun kita tetap stabil, tetap sama. - Guru Ching Hai

Untuk melakukan hal-hal yang besar, kita mesti sempurnakan hal-hal yang kecil. Orang-orang yang termasyur sangat penuh perhatian pada rincian yang kecil. Itulah bagaimana mereka menjadi termasyur. - Guru Ching Hai

Anda mesti bekerja sendiri, kalian semua, sampai Anda memahami apa adanya dirimu, dan tidak tergantung pada segala sesuatu. Bersikap teguhlah. Jangan terlalu banyak menaruh kepentingan pada keberadaan fisik Anda. Berikan makanan secukupnya; berikan tubuh makanan secukupnya, pakaian secukupnya, latihan secukupnya, hanya itu saja. Jadikan tubuh itu menyenangkan dan itu sudah cukup. Kalau tidak kita akan selamanya terikat pada dimensi fisik. Apapun yang terlalu kita perhatikan, kita akan terikat dengannya. Saya juga harus bekerja untuk pemahamanku. Kemungkinan saya bekerja lebih cepat dari Anda, tetapi cepat atau lambat Anda akan sampai. - Guru Ching Hai

Jangan membeda-bedakan pekerjaan mana yang baik dan mana yang buruk. Masalah muncul jika kita membeda-bedakan dan memihak sesuatu. - Guru Ching Hai

Kerjakanlah sesuatu secara tulus dan wajar, dan segalanya akan baik. Kesempurnaan terletak pada motivasi kerja, bukan pada pekerjaan. - Guru Ching Hai

Kita mengerjakan segala sesuatu haruslah dengan tuntas, sempurna. Jangan sampai dicela, dikeluh orang, itulah yang terbaik. - Guru Ching Hai

Kita bekerja harus tanpa pamrih. Itu berlaku untuk segala pekerjaan. Pengabdian tanpa syarat adalah yang terbaik. - Guru Ching Hai

Anda selalu berlebih-lebihan dalam pekerjaan. Anda tidak tahu kapan untuk berhentinya. Inilah masalah yang sebenarnya. - Guru Ching Hai

Bekerja adalah untuk melatih diri, mengabdikan diri, demi amal bhakti atau balas budi kepada dunia atas segala pemberiannya. - Guru Ching Hai

Carilah uang secukupnya saja untuk membiayai kehidupan, agar dapat menyisihkan waktu dan tenaga untuk berlatih rohani. - Guru Ching Hai

Kita bekerja tidak semata-mata untuk mencari uang, melainkan untuk menunaikan kewajiban kita. - Guru Ching Hai

Membantu orang lain adalah membantu kita sendiri. Kita senantiasa harus membersihkan pikiran kita, mengamalkan cinta kasih dan kasih sayang kita dengan tanpa syarat, tidak mengharapkan sesuatu imbalan, itulah jalan terbaik. - Guru Ching Hai

Membantu orang untuk mencapai Kebebasan Abadi dan mengenal Ajaran Sejati adalah bantuan yang terbesar, jasa yang tertinggi. - Guru Ching Hai

Jika masih memikirkan untuk membela nama baik kita, wibawa kita, agar orang tahu bahwa kita sangat baik, maka kita masih mempunyai ke-aku-an, masih belum terbebas dari konsepsi orang awam. - Guru Ching Hai

Teguran dari orang lain merupakan suatu pujian! - Guru Ching Hai

Manusia terlalu sombong, kesombongan adalah karma kita yang paling merepotkan, rintangan yang terbesar. - Guru Ching Hai

Berterus terang kepada diri sendiri adalah berterus terang kepada siapapun. - Guru Ching Hai

Kita harus menemukan kekuatan kasih dalam diri kita terlebih dahulu, barulah kita dapat benar-benar mengasihi orang lain. - Guru Ching Hai

Jika kita tulus dan berdisiplin terhadap diri sendiri, maka orang lain akan jujur terhadap kita. - Guru Ching Hai

Carilah dulu Kerajaan Surga di dalam diri kita, kemudian kita akan memiliki segalanya. - Guru Ching Hai

Memperbaiki diri kita adalah memperbaiki dunia. - Guru Ching Hai

Jika kita menganggap diri kita lemah, maka kita akan menjadi lemah; jika kita menganggap diri kita agung, maka kita akan menjadi agung. - Guru Ching Hai

Kita harus dapat menghargai diri sendiri, baru kita akan dihormati oleh orang lain. - Guru Ching Hai

Kita bisa menipu seluruh dunia, namun menipu diri akan menjadi masalah yang semakin pelik. Mungkin saja kita dapat menipu Buddha, namun kita tidak dapat menipu diri sendiri. Di mana saja, kita akan mengetahui perilaku kita sendiri, mengetahui sampai mana kadar keburukan kita, dan di mana kebaikan kita; inilah kekuatan yang menciptakan surga dan neraka, yang berasal dari dalam diri kita, maka Buddha mengatakan, "Segalanya diciptakan oleh pikiran. - Guru Ching Hai

Perasaan bertobat dan rendah hati sangatlah penting, namun mencintai diri sendiri jauh lebih penting, jika Anda tidak dapat mencintai Anda sendiri, dapatkah Anda mencintai orang lain? - Guru Ching Hai

Lebih baik merugikan diri daripada melukai orang lain, ini adalah kebenaran yang selalu tidak boleh kita lupakan, meskipun peraturan disiplin yang lain kurang kita perhatikan, itu bukan masalah besar. - Guru Ching Hai

Jika kita tidak mengubah diri dengan latihan rohani, kita tidak dapat menghindari karma kita sendiri. - Guru Ching Hai

Apakah karma perintang itu? Sesuatu yang tidak patut kita buat, yang akan merugikan kita sendiri, orang lain dan semua ciptaan. Setelah kita berbuat, kita akan menerima ganjaran dari Hukum Sebab Akibat. - Guru Ching Hai

Vegetarian bukan saja dari cara makan, tetapi yang terpenting adalah vegetarian secara pikiran, ucapan dan perbuatan. - Guru Ching Hai

Berpuasa (vegetarian) bukan berarti pantang makanan saja, yang terpenting adalah memutuskan pikiran yang buruk, kebiasaan yang jelek, pengaruh luar yang negatif. - Guru Ching Hai

Jika kita tidak melekat, tidak tergila-gila kepada dunia ini, dengna sendirinya kita tidak akan kembali. - Guru Ching Hai

Jika kita melekat pada suatu kesuksesan, kita tidak akan berkembang lagi. - Guru Ching Hai

Kita hidup di dunia ini, tetapi jangan sampai terikat kepada dunia. Kita perlu mengetahui bahwa dunia ini penuh dengan kesukaan yang palsu dan kita harus menjaga iman kita, agar selalu berada dalam Ajaran Sejati, bagaikan bunga teratai hidup dalam lumpur tanpa ternoda. - Guru Ching Hai

Metode Quan Yin merupakan seni bela-diri. Dengan seni bela-diri ini ktia dapat menaklukkan segala jenis kekuatan yang negatif baik yang di dalam batin maupun yang di luar. - Guru Ching Hai

Metode yang tinggi malahan sangat sederhana. Sedemikian biasa dan sederhana, sehingga orang tidak dapat mengerti atau percaya terhadap metode tersebut, karena mereka telah terbiasa dengan sistem yang rumit. - Guru Ching Hai

Ketika kita mengamati Suara, kekuatan getaran dalam diri dapat berubah, gagasan atau konsep baru akan timbul, sel-sel baru akan tumbuh, saat itu kita seperti baru dilahirkan kembali, sebab itulah disebut "Kembali menjadi remaja. - Guru Ching Hai

Setelah mencapai Pencerahan, kita menikmati sesuatu, namun tidak ingin memilikinya, kita bersimpati pada orang lain, namun tidak mengikat orang itu pada diri kita. Inilah kebahagiaan yang sejati. - Guru Ching Hai

Setelah mencapai Pencerahan, walaupun dalam kehidupan kita masih banyak menjumpai kesulitan, banyak keadaan yang tidak diinginkan, namun batin kita tetp tidak guncang. - Guru Ching Hai

Setelah mencapai Pencerahan, kita tidak membutuhkan apapun. Kita mungkin memiliki banyak uang, tetapi kita tidak pernah memperhatikannya. Kita mungkin memiliki rumah yang besar dan indah, namun kita tidak terikat pada rumah itu. Maka inilah kemerdekaan dalam kehidupan ini; ini adalah Kebebasan Sejati. - Guru Ching Hai

Ketika seseorang mencapai Pencerahan, ia menemukan kembali keagungan dan kemuliaan dalam dirinya dan ia akan puas selamannya. Ini adalah cara terbaik memperbaiki kekurangan kita dan memusatkan keinginan kita. - Guru Ching Hai

Setelah mencapai Pencerahan, kita dapat mengerjakan segalanya dengan cepat dan tepat. Jika batin kita masih gelap, kita jarang sekali mengerjakan sesuatu dengan benar. Maka kegelapan batin adalah dosa yang terbesar, sebaliknya Pencerahan batin adalah pahala yang terbesar. - Guru Ching Hai

Kita harus selalu menjaga kemurnian tindakan, ucapan dan pikiran kita, dengan demikian akan menghindari banyak masalah dan penderitaan pada masa mendatang, karena karma masa lalu sudah penuh, sekarang jangan lagi menarik karma yang buruk, yang akan membuat kita menjadi lebih menderita. - Guru Ching Hai

Ketika Anda berbicara dengan orang lain, jangan memikirkan bahwa Anda yang melakukannya. Mohon kekuatan Guru dalam diri Anda, dan Anda akan terkejud bahwa Anda dapat berbicara dengan bijaksana, indah dan penuh kebajikan yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Itulah caranya untuk menjadi Guru. - Guru Ching Hai

Makin sedikit kita mengetahui urusan orang lain, makin baik bagi kita. - Guru Ching Hai

Di dunia ini memiliki beberapa macam orang bijaksana. Orang yang terbijaksana tidak suka berbicara, kalau berbicara karena ia diminta orang untuk berbicara. - Guru Ching Hai

Demi konsep pikiran kita lahir, demi konsep pikiran kita mati, dan demi konsep pikiran pula kita terbebas dari roda kelahiran dan kematian; maka konsep pikiran harus tepat, agar kita tidak salah membimbing orang lain. - Guru Ching Hai

Praktisi rohani harus mempunyai konsep pikiran yang tepat, kalau tidak mereka mudah sekali tersesat. Dalam segala situasi kita harus menghadapinya dengan keberanian, mengambil keputusan dengan bijaksana dan mempertimbangkan kebenarannya dengan seksama, jika logis barulah kita dapat mempercayainya. - Guru Ching Hai

Ketika tindakan, ucapan dan pikiran kita menjadi murni, walaupun dalam satu detik, semua makhluk dewata, penguasa alam rohani, dan malaikat pelindung akan mendukung kita. Pada saat itu, seluruh alam semesta merupakan milik kita dan mendukung kita, dan tahtapun telah disediakan untuk kita. - Guru Ching Hai

Kemuliaan terbaik yang akan Anda temukan adalah dalam meditasi, dalam memperbaiki diri Anda, dalam membuat diri Anda menjadi seorang warga negara yang terindah di dunia ini. - Guru Ching Hai

Setiap kali, ketika Anda dengan sepenuh hati, sangat berkonsentrasi, itulah meditasi; Guru hanya memeperhatikan kekuatan  batin, rasa simpati, cinta kasih dan kualitas Tuhan yang penuh kasih sayang, itulah cara Guru bermeditasi. - Guru Ching Hai

Selain meditasi, tidak ada cara lain untuk menghancurkan prasangka-prasangka kita. - Guru Ching Hai

Setiap hari kita harus bermeditasi, baik pagi maupun malam, baik kita sebagai biarawan maupun praktisi perumah tangga. Kita bermeditasi di pagi hari supaya kita siap menghadapi 'hadiah' polusi sepanjang hari. Kita bermeditasi di malam hari, supaya kita terlindung dan dapat menikmati malam yang damai, serta kita dapat mencuci bersih pencemaran di siang hari. - Guru Ching Hai

Meditasi bukan asal duduk diam tidak bergerak, tapi hati kita harus bersih, tulus, dan berkonsentrasi sungguh-sungguh; jika tidak, itu namanya 'imitasi'. - Guru Ching Hai

Jika Anda ada mempunyai masalah, usahakanlah bermeditasi dengan lebih banyak dan niscaya masalah tersebut akan lenyap. Kita bermasalah, karena kita kurang bermeditasi." - Guru Ching Hai

Selama meditasi, jika kita dapat memusatkan semua perhatian kita pada satu titik, dan meletakkan semua masalah di depannya, kemudian masalah-masalah tersebut dapat dipecahkan dengan segera. Kita memiliki kekuatan rohani yang dasyat, tetapi kita tidak pernah menggunakannya. Jika kita tidak menggunakan kekuatan kita itu untuk menyelesaikan masalah, seakan-akan kita tidak memiliki pegangan sama sekali. - Guru Ching Hai

Anda semua tahu cara bermeditasi namun Anda bermeditasi pada tujuan yang salah. Sebagian orang merenungkan wanita cantik, sebagian memikirkan uang, sebagian merencanakan usaha. Suatu saat jika Anda dapat mencurahkan perhatian dengan segenap hati pada suatu tujuan, itulah yang disebut meditasi. Saya hanya memusatkan perhatian pada kedaulatan rohani, kasih sayang, cinta kasih dan kemurahan hati Tuhan. - Guru Ching Hai

Inisiasi berarti permulaan suatu kehidupan menuju tata tertib baru. Itu berarti Anda telah diterima sebagai warga dalam lingkungan orang suci, kemudian Anda bukan lagi makhluk awam Anda telah diangkat menjadi makhluk mulia. - Guru Ching Hai

Metode untuk mencapai Pencerahan tidak dapat ditemukan dalam kitab-kitab suci. Ia tidak dapat dituliskan karena bahasa tidak digunakan selama inisiasi berlangsung. - Guru Ching Hai

Tanpa inisiasi dari seorang Guru Sejati, orang hanya dapat membaca naskah bagian luarnya dan tidak akan mendapatkan nilai rohani di dalam yang sesungguhnya, karena ia tidak memperoleh kekuatan rohani dari Guru Sejati yang masih hidup. - Guru Ching Hai

Ketika Anda mengasihi seorang guru yang tercerahkan, sifat-sifat baik Beliau akan menjadi milik Anda. Berkah Beliau akan dilimpahkan kepada Anda. Anda akan menjadi lebih cerdas, tenteram dan bijak. - Guru Ching Hai

Pada waktu Anda berbicara dengan orang lain, janganlah memikirkan bahwa Anda yang melakukannya. Mohon kekuatan Guru dalam diri Anda, dan Anda akan terkejut bahwa Anda dapat berbicara dengan bijaksana, indah dan penuh kebajikan yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Itulah caranya untuk menjadi Guru. - Guru Ching Hai

Selama Anda tulus dan mengingat Ajaran Guru, itu adalah penghormatan yang terbaik. - Guru Ching Hai

Jika kita dapat mematuhi seorang Guru Sejati, menuruti setiap petunjukNya, mengerjakan dan mempelajari, itulah pahala yang terbesar, sama dengan kita bersembah sujud kepada para Buddha dari tiga kurun waktu dan sepuluh penjuru. - Guru Ching Hai

Luka cinta itu hanya dapat disembuhkan oleh yang membuat luka itu. - Publilius Syrus

Tidak ada satu hal pun yang mustahil bila Tuhan berkenan. - Anonim

Tertawa merupakan obat terbaik di waktu sakit maupun tidak. - Anonim

Penelitian & pengembangan sangatlah diperlukan didalam tahap memajukan suatu usaha, bagaimanapun kecil dan besarnya usaha tersebut. - Anonim

Semakin banyak manajemen mendukung R & D (Research & Development), akan semakin besar juga peluang bagi perusahaan untuk selangkah lebih maju daripada rivalnya. - Anonim

Bila seseorang meluangkan hari liburnya untuk orang lain, pasti ada maksud-maksud tertentu yang akan diperbuatnya. - Anonim

Seorang yang ingin bertempur sampai mati, biasanya akan mati. - Anonim

Jangan sekali-sekali menantang singa didalam sarangnya. - Anonim

Mereka yang cakap didalam bertahan akan menang bila saatnya menyerang. - Anonim

Lebih baik bersiap perang daripada berharap bahwa musuh tidak pernah datang atau menyerah. - Anonim

Mereka yang yakin akan menang akan melakukan penyerangan. – Anonim

Menyerang tiba-tiba adalah salah satu kunci keberhasilan. - Anonim

Pihak yang vaccum biasanya akan melakukan aksi yang tidak terduga pada saat yang tiba-tiba. - Anonim

Katakanlah kepada anak-anak bahwa masa bersekolah itu merupakan hari-hari yang paling menyenangkan, karena tidak perlu mencari-cari. - Anonim

Ilmu pengetahuan tanpa improvisasi adalah sia-sia. - Anonim

Lebih memalukan untuk tidak dipercayai daripada ditipu oleh teman sendiri. - Anonim

Seorang teman sejati akan membuat anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahasianya dan mengingat anda dalam doa-doanya. - Anonim

Anak-anak membutuhkan kekuatan untuk bersandar, membutuhkan pundak untuk menangis dan membutuhkan contoh untuk mempelajari sesuatu dari seseorang. - Anonim

Waktu menyembuhkan luka hati. - Anonim

Kebebasan pribadi berakhir jika keselamatan umum dimulai. - Anonim

Tidak ada prajurit jelek kalau pemimpin baik. - Anonim

Kualitas pemimpin ditentukan oleh : 1. Kebijaksanaan. 2. Kepercayaan diri. 3. Belas kasihan. 4. Keberanian. 5. Keteguhan. - Anonim

Dukunglah karir kekasih anda sepenuhnya, maka anda akan dihormati olehnya. - Anonim

Salah satu cara memecahkan masalah adalah jangan memulai dengan mempersoalkan bagaimana masalah itu terjadi, tetapi mulailah dengan bagaimana masalah tersebut dapat terselesaikan. - Anonim

Bila anda ingin menjadi seorang manajer yang baik, anda harus berpikir dan bertingkah laku seperti manajer yang baik, maka dengan sendirinya profesi tersebut akan menjadi milik anda. - Anonim

Management Skills. 1. Memiliki konsep-konsep berpikir. 2. Berani mengambil keputusan. 3. Dapat menganalisa keadaan. 4. Dapat bersosialisasi. 5. Dapat berkomunikasi dengan baik. 6. Mengerti dan tahu masalah-masalah teknis. - Anonim

Seni menjadi seorang manajer adalah dapat melakukan dan menyelesaikan perkerjaan melalui orang lain. - Anonim

5 Kelemahan pada setiap orang. 1. Di saat sembarangan, mudah membunuhnya. 2. Di saat takut, mudah menangkapnya. 3. Di saat marah, mudah menghasutnya. 4. Di saat sensitif, mudah menjadikannya terhina. 5. Di saat emosional, mudah membuatnya gelisah. - Anonim

Sebagian besar orang akan mengancam bila keadaannya sudah terdesak dan dirinya telah diliputi perasaan takut, tetapi sebagian lagi akan melakukannya karena tidak ada pilihan lain. - Anonim

Apa yang memberi kita kepastian dalam hidup kita adalah keberanian. - Anonim

Semua orang dapat melakukan apapun bila ia percaya dan menginginkannya. – Anonim

Perasaan berani berasal dari perasaan takut yang dipendam dalam-dalam. - Anonim

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi. - Anonim

Jika anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik. - Anonim

Prasangka adalah anak dari kebodohan. - Anonim

Harimau mati meninggalkan warna belangnya. Manusia mati meninggalkan kesan dan pesannya. - Anonim

Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat. - Anonim

Lebih baik memiliki banyak rencana yang belum terlaksana daripada tidak mempunyai rencana sama sekali. - Anonim

Segala hal yang lahir akan mati, tetapi cahaya kehidupan yang dipancarkan akan selalu bersinar selamanya. - Anonim

Yang pertama belum tentu yang terbaik, tetapi yang terbaik biasanya yang terakhir. - Anonim

Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup. - Anonim

Seni menjadi bijaksana adalah tahu apa yang harus diabaikan. - Anonim

Kebahagiaan datang jika kita berhenti mengeluh tentang kesulitan-kesulitan yang kita hadapi, dan mengucapkan terima kasih atas kesulitan-kesulitan yang tidak menimpa kita. - Anonim

Seorang yang terlalu baik hati akan terus menghadapi persoalan. - Anonim

Rasa kebersamaan sangat perlu dalam menjaga hubungan timbal balik. - Anonim

Jika anda berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, berarti anda sudah berada dijalan yang benar menuju sukses. - Anonim

Semakin banyak anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan untuk anda berbohong. - Anonim

Langkah pertama mencapai keberhasilan adalah melakukan suatu perkerjaan kecil dengan sebaik-baiknya dan dengan cara yang benar, hingga keberhasilan dapat tercapai. Setelah itu lakukanlah pada hal-hal yang lebih besar. - Anonim

Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup merupakan suatu kombinasi kebahagiaan. - Anonim

Kasih itu identik dengan perasaan sayang yang diberikan dengan setulus hati dan tanpa paksaan. - Anonim

Memberi tidak harus mengasihi, tetapi mengasihi selalu disertai dengan pemberian. – Anonim

Apapun kesalahan kekasih anda, bila anda benar-benar mencintai dia tulus hati, jangan pernah anda menyakiti dia, apalagi dengan kekerasan. - Anonim

Terimalah kekasih anda dengan apa adanya dia, maka cinta kasih suci akan bersemi pada hubungan anda dan kekasih anda. - Anonim

Di dalam kasih selalu terdapat : 1. Kesabaran. 2. Kemurahan hati. 3. Ketidak sombongan. - Anonim

Dimana ada pengampunan di situ banyak kasih. - Anonim

Bersikaplah selalu ceria maka orang akan menganggap anda orang kaya yang bahagia, walaupun sebenarnya tidak sepeser pun uang di kantong anda. - Anonim

Kuingat kata-kata mutiara yang menusuk dalam batin. "Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain" Mengenal diri yang paling penting, adalah utama demi kesadaran jagat raya. Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruannya masing-masing. Semakin banyak yang dipikirkan. Semakin banyak yang dibutuhkan. Berarti semakin menumpuk pula resikonya. Menunggu sangatlah mengesalkan, membosankan dan menggelisahkan. Meskipun duduk dalam mobil mewah dan cukup makanan. Apalagi ulahnya orang pemalas. Yang seumur-umur hanya menunggu waktu yang tidak kunjung berakhir. Mendidik bukan hanya dengan nasihat saja. Sebab yang menjadi sukses adalah memberikan contoh dengan perbuatan yang baik. Sesuai dengan apa yang dikatakannya. Jangan lain di kata lain di perbuatan. Semua yang ada di sekitar kita, meskipun tinggi nilainya, tidak ada artinya sama sekali. Tampaknya seakan semua gersang, jika kita terjangkit penyakit bosan. Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus. - Jully Cheung

Raja mengatur orang. Orang bijak mengatur raja. - Abu Al-aswad

Kehormatan manusia adalah pengetahuannya. Orang-orang bijak adalah suluh yang menerangi jalan setapak kebenaran. Di dalam pengetahuan terletak kesempatan manusia untuk keabadian. Sementara manusia bisa mati, kebijakan hidup abadi. - Ali

Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan mengerjakannya tiga hari kemudian. - Abdullah Ibnu Mubarak

Tak memiliki tujuan lebih menakutkan ketimbang tak mencapai tujuan. - Unknown

Tujuan menentukan jadi apakah anda kelak. - Julius Erving

Nilai sesungguhnya dari seorang manusia ditentukan oleh tujuan yang dikejarnya. - Marcus Aurelius

Jadilah diri anda sendiri. Siapa lagi yang bisa melakukannya lebih baik ketimbang diri anda sendiri? - Frank Giblin, Ii

Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi. - Abraham Maslow

Jangan terlalu mencemaskan kepercayaan diri anda. Cemaskan karakter anda. Integritas adalah imbalannya. - Dr. Laura Schlessinger

Integritas seseorang diukur dengan tingkah lakunya bukan profesinya. - Junius

Kedamaian tak terdapat di dunia luar, melainkan terdapat dalam jiwa manusia itu sendiri. - Ralph Waldo Emerson

Kedamaian tak terdapat di dunia luar, melainkan terdapat dalam jiwa manusia itu sendiri. - Ralph Waldo Emerson

Jika anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika anda membiarkan lebih banyak hal berlalu,anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika anda benar-benar membiarkanseluruhnya berlalu, anda akan mendapatkan seluruh kedamaian. - Ajahn Chah

Tindakan benar memerlukan kekuatan besar. - Kazuo Inamori

Yang penting bukanlah siapa yang benar, melainkan apa yang benar. - Thomas Huxley

Ada dua perkara yang tidak lepas dari dusta, yaitu terlalu banyak berjanji,dan terlalu keras mencari alasan. - Anonim

Sesuatu yang tidak laik diucapkan walaupun itu benar ialah memuji dirinyasendiri. - Anonim

Orang berwatak baik melakukan sesuatu yang benar hanya karena itu benar. Orang besar menunjukkan kebesarannya dalam caranya memperlakukan orang kecil. - Thomas Carlyle

Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda. Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakan diri anda sendiri. - Andrew T. Somers

Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang yang menderita karena terlalu banyak ambisi tetapi tak cukup berusaha. - Dr. James Mantague

Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan anda pada diri sendiri. - Robert Collier

Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan mengerjakannya tiga hari kemudian. - Abdullah Ibnu Mubarak

Meski anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikirkan cinta, meski tak mengucapkannya, maka duniapun akan terasa lebih terang. - Ella Wheeler Wilcox

Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan; dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. - J. Sidlow Baxter

Jika anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, anda akan mendapatkan seluruh kedamaian. - Ajahn Chah

Satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri. - Franklin D. Roosevelt

Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya. - Bung Karno

Ia yang datang, akan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa - setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan kaki dan tangan terikat, apa bedanya? - Kabir

Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. - Soekarno

Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mangapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? - Edward Hersey Richards

Pandanglah hari ini. Kemarin sudah menjadi mimpi. Dan esok hari hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok sebagai visi harapan. - Alexander Pope

Bila ada cahaya dalam jiwa, maka akan hadir kecantikan dalam diri seseorang. Bila ada kecantikan dalam diri seseorang, akan hadir keharmonisan dalam rumah tangga. Bila ada keharmonisan dalam rumah tangga, akan hadir ketertiban dalam negara. Dan bila ada ketertiban dalam negara, akan hadir kedamaian di dunia. - Pepatah Cina

Seorang pecundang tak tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah, tetapi sesumbar apa yang akan dilakukannya bila menang. Sedangkan, pemenang tidak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah. - Eric Berne

Kata yang paling indah dibibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. - Kahlil Gibran

Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tanpa kita kehilangan semangat. - Abraham Lincoln

Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran. - Corrie Ten Boom

Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan. - Albert Einstein

Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki. - Mahatma Gandhi

Bila anda memerlukan kata-kata untuk menggambarkan pengetahuan dan pemahaman, itu seperti burung dalam sangkar. Memiliki sayap namun tak bisa terbang. - Kahlil Gibran

Lebih baik menjaga mulut anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap anda bodoh, daripada membuka mulut anda dan menegaskan semua anggapan mereka. - Mark Twain

Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi. - Phytagoras

Perhatikan perbedaan antara apa yang terjadi bila seseorang berkata, "Saya telah gagal tiga kali", dan apa yang terjadi bila ia berkata, "Saya orang yang gagal". - S.i. Hayakawa

Nilai manusia, bukan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup; bukan apa yang diperoleh, melainkan apa yang telah diberikan; bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuhan kepadanya. - Ministry

Agar dapat mengambil keputusan yang tepat dalam hidup ini, anda harus mendengar jiwa anda. Untuk dapat melakukannya, anda perlu merasakan kesenyapan; yang ditakuti oleh sebagian besar orang, karena dalam kesunyian anda dapat mendengar kebenaran dan melihat pemecahan-pemecahan. - Deepak Chopra

Hal terbaik yang bisa anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri. - Benjamin Disraeli

Maafkanlah musuh-musuh anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya. - John F.kennedy

Kebahagiaan anda tumbuh berkembang manakala Anda turut membantu orang lain. Namun, bilamana anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman; harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi. - J. Donald Walters

Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, ini bukan soal apa yang anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila anda tidak pernah belajar makna persahabatan, anda benar-benar tidak belajar apa pun. - Muhammad Ali

Setiap orang bodoh bisa mengkritik, menyalahkan dan mengeluh, dan kebanyakan dari mereka melakukan hal itu. - Lawrence G. Lovasik

Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu. - Hazrat Inayat Khan

Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan; tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa. - Denis Waitley

Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya. - John Charles Salak

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. - Bung Karno

Apa pun tugas hidup anda, lakukan dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati, dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi. - Martin Luther King

Bekerjalah bagaikan tak butuh uang. Mencintailah bagaikan tak pernah disakiti. Menarilah bagaikan tak seorang pun sedang menonton. - Mark Twain

Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan; jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan; tapi lihatlah sekitar anda dengan penuh kesadaran. - James Thurber

Agar dapat membahagiakan seseorang, isilah tangannya dengan kerja, hatinya dengan kasih sayang, pikirannya dengan tujuan, ingatannya dengan ilmu yang bermanfaat, masa depannya dengan harapan, dan perutnya dengan makanan. - Frederick E. Crane

Mereka berkata bahwa setiap orang membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia di dunia ini, yaitu; seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan. - Tom Bodett

Kita seharusnya diajar untuk tidak menunggu inspirasi untuk memulai sesuatu. Tindakan selalu melahirkan inspirasi. Sedangkan inspirasi jarang diikuti dengan tindakan. - Frank Tibolt

Tidak banyak gunanya memberitahu orang lain tentang kesulitan anda, separuh dari mereka tidak peduli, sedang separuh yang lain malah senang mendengarnya. - Brenda French

Ujian bagi seseorang yang sukses bukanlah pada kemampuannya untuk mencegah munculnya masalah, tetapi pada waktu menghadapi dan menyelesaikan setiap kesulitan saat masalah itu terjadi. - David J. Schwartz

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita dapat melihat bahwa bukan kebahagiaan yang membuat kita berterimakasih, namun rasa terima kasihlah yang membuat kita berbahagia. - Albert Clarke

Kerendahan hati menuntun pada kekuatan bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri. - John Mccloy

Keinginan manusia adalah seperti koin-koin kecil yang dibawanya dalam sebuah kantong. Semakin banyak yang dimiliki akan semakin memberatkan. - Satya Sai Baba

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. - Bung Karno

Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam satu jam, tidurlah. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam sehari, pergilah memancing. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam setahun, mintalah keberuntungan. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan seumur hidupmu, maka tolonglah orang lain. - Pepatah Cina

Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri. - Mary Mccarthy

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. - Nabi Muhammad Saw

Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan- kepentingan yang lebih besar. - La Roucefoucauld

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. - Benjamin Franklin

Hati yang penuh syukur, bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan pula induk segala kebajikan yang lain. - Cicero

Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda. - Dale Carnegie

Istilah "tidak ada waktu", jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat. - George Downing

Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer. - Sydney Harris

Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah. - Nabi Muhammad Saw

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu. - William Feather

Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik. - Robert Hall

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri. - Martin Vanbee

Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi. - Ernest Newman

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak. - Aldus Huxley

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. - Schopenhauer

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. - Andrew Jackson

Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik. - Evelyn Underhill

Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan. - Johan Wolfgang Goethe

Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan. - Sir Francis Bacon

Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya. - Jalinus At Thabib

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu. - Marcus Aurelius

Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain. - Thomas Hardy

Kaca, porselen dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak. - Benjamin Franklin

Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih. - Lao Tse

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. - Abu Bakar Sibli

Rahmat sering datang kepada kita dalam bentuk kesakitan, kehilangan dan kekecewaan; tetapi kalau kita sabar, kita segera akan melihat bentuk aslinya. - Joseph Addison

Bagian terbaik dari hidup seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain. - William Wordsworth

Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. - Kahlil Gibran

Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. - Alexander Pope

Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda. - Heather Pryor

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. - Thomas Alva Edison

Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan; dan saya percaya pada diri saya sendiri. - Muhammad Ali

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. - Confusius

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. - Abu Bakar Sibli

Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis; dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum. - Mahatma Gandhi


Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda. - Heather Pryor