Senin, 20 Mei 2013

PANGGILAN UNTUK MENJADI SEORANG NABI, MENGEJAR KARUNIA ROH BERNUBUAT

PANGGILAN UNTUK MENJADI SEORANG NABI, MENGEJAR KARUNIA ROH BERNUBUAT

Untuk siapakah itu panggilan menjadi seorang nabi? Bila kita pelajari ayat ayat berikut, mungkin ada penemuan yang menarik perhatian luar biasa. 
• Abraham adalah pertama yang dipanggil seorang nabi (Kejadian 20:7). Abimelekh, sorang raja di daerah Mesir di beritahukan untuk memohon doa penyembuhan dari Abraham sebagai nabi Tuhan.
• Musa merindukan semua orang Israel menjadi nabi-nabi. Pada waktu Yoshua melaporkan kepada Musa bahawa ada beberapa orang yang bernubuat walaupun bukan dari kelompok pilihan para nabi, Musa menjawab di Bilangan 11:29, “Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!” (English: "I wish that all the Lord's people were prophets...")
• Elia dan Elisa menemukan sekolah para nabi (2 Raja 2:3). Kelompok ini terbentuk pada masa ratu Izebel membawa masuk ke Israel ratusan nabi-nabi Baal.
• Janji Tuhan tentang pencurahan Roh-Nya di Yoel 2:28 tidak hanya digenapi di peristiwa yang tertulis di Kisah Para Rasul 2:17, tetapi seterusnya...
• Rasul Paulus merindukan semua umat Tuhan untuk memperoleh karunia Roh bernubuat. 1 Korintus 14:1 “Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.”
• Yesus adalah pusatnya semua kebenaran nubuatan (Ibrani 1:1,2). “Whoever speaks of the centrality of Christ is prophesying (Barangsiapa yang berbicara tentang keutamaan-Nya Kristus adalah yang sedang bernubuat)." -- Zdravko Stefanovic (Penyumbang Utama Pelajaran Sekolah Sabat, April-Mei 2013, dalam pembahasan nya tentang Amos di Loma Linda University).
• Wahyu 19:10 "…Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."
• Ada 24 tua-tua di Syurga yang mengucapkan keputusan persetujuan tentang kekuasaan Yesus (Wahyu 5:8-10). Dari manakah mereka? Kemungkinan besar mereka adalah orang-orang kudus yang bangkit dari kubur pada waktu Yesus mati (Matius 27:50-53). Setelah Yesus membawa mereka ke Syurga (Efesus 4:8, "membawa tawanan-tawanan" yang telah dibebaskan dari kuasa maut), Ia memberi pelbagai karunia Roh kepada umat Nya.

PERTANYAAN: Apakah ada hubungan antara tugas para tua-tua di Wahyu 5:8-10 dan tugas kami sebagai umat Tuhan di bumi yang disarankan oleh Rasul Paulus (1 Korintus 14:1) untuk mengejar terutamanya karunia untuk bernubuat?

Sammy Lee:

TENTU SAJA. Itu sebabnya umat Tuhan yang Tertinggal (The Remnant of her seed) digambarkan sebagai orang-orang yang menurut Hukum Allah dan mempunyai Kesaksian Yesus, atau Roh Nubuat. (Wahyu 12:17 ; Wahyu 19:10). Jadi kalau kita mengangkatkan Yesus dalam ajaran2 kita, maka kita akan menarik sekalian orang kepadanya. Jadi kita memenuhi nubuatan bahwa kita akan penuh dengan roh nubuat dan menjadi nabi2 Nya, sesuai dengan arti kata Prophet- (Foreteller) menyampaikan kepada semua manusia di dunia, tentang Yesus Juruselamat kita, dan sebagai pelaksanaan tugas ini, maka sekalian orang akan ditarik kepadaNya oleh Yesus sendiri.

Agroecologic Sri:

Tidak semua nabi adalah 'Foretellers' (tell about the future) tetapi semuanya adalah 'Forth tellers'. Semua nabi Tuhan menceritakan tentang sifat Nya. Jika di jawab dalam bingkai Perdebatan Besar, apakah tugas para nabi itu? Clue: dalam bahasa Yunani Perjanjian Baru (NT Greek) Yohanes 12:32 tidak ada kata 'anthropos' (orang) di situ. Kayu Salib mempunyai kepentingan yang lebih besar daripada bagi manusia saja (Efesus 3:15; Kolose 1:20; 1 Timothy 3:16). Nah, kembali ke 24 tua-tua di Wahyu 5.... Apakah hubungan antara tugas mereka dan tugas umat Tuhan yang mengejar karunia untuk bernubuat?

Sammy Lee:

Agnes Tilaar, Agroecologic Sri, apa yang dikatakan oleh anak saya, Prof. Victor Lee, dari Agroecologic SRI , Malaysia, diatas adalah benar. Kita lebih harus menjadi forthteller, meneruskan nubuatan atau kabar baik tentang Kedatangan Kristus, Akhir Dosa dan Kehidupan Baru yang Bahagia dan Abadi. Kita harus mengadakan Pengabaran Injil tanpa pamrih dan dengan segala daya dan dana kita kepada dunia yang dalam kegelapan sebelum fajar menyingsing. Kita harus lakukann itu baik dengan melalui mass media, KKR, Seminar dan internet, Radio TV, Email dan HP. Tapi lebih penting lagi dengan melalui bahasa tubuh kita, Body Language. 

Pencuri di kayu salib tidak pernah mendengar khotbah Yesus, tapi dia mendengar Bahasa Tubuh Yesus dan bertobat. Begitu juga Rasul Paulus, lihat Body Language Stefanus, yang sama seperti Tuhannya, memohonkan ampun bagi orang yang membunuh dia. Paulus bertobat dan menunjukkan sifat yang sama. Body Languagenya ketika menyelamatkan penjaga penjara yang menganiaya dan menyakiti dia, menyebabkan pertobatan si penjaga penjara dengan seluruh rumah tangganya. Org2 Antiokia disebut orang Krisren yang pertama di dunia karena mereka melihat kehidupan gembala mereka Barnabas melalui Body Languagenya, dan sebagai akibtnya mereka juga tertular menunjukkan atau menjadi pengkhotbah dengan Body Language sehingga orang2 sekitarnya melihat mereka juga mirip dgn Yesus yang berkhotbah dengan Body Language juga dan bukan hanya dengan Lingua Franca atau Native Language dari satu bangsa saja. 

Kalau kita kurangi pake Lingua Franca, baik itu Inggris, Indonesia, Mandarin dan sebagainya, dan belajar mengunakan Body Language atau Bahasa Tubuh Yesus, maka kita akan lihat “SEMUA ORANG AKAN TERTARIK DATANG KEPADANYA!” BUKAN HANYA KEPADA GEREJA KITA YANG KITA ANGGAP SATU2NYA BENAR DAN SATU2NYA YANG AKAN DISELAMATKAN!

BAYANGIN KALAU TUHAN BEGITU MENGASIHI MANUSIA YANG BERDOSA SEHINGGA MERATAP MENDOAKAN YERUSALEM DAN BERDOA MINTA BAPA MENGAMPUNI ORANG YANG MENYALIBKAN DIA, APAKAH KITA SUDAH MENYERUPAI DIA KALAU KITA MENGATAKAN SEMUA GEREJA2 LAIN, BAHKAN YANG SAMA KEPERCAYAAN DENGAN KITA BOLEH DIKATA SATU ALIRAN SEMUA AKAN DIBINASAKAN DAN HANYA KITA YANG AKAN SELAMAT DI SORGA! SORRY, TAPI ITU NAMANYA KEBUTAAN DAN KETELANJANGAN YANG LEBIH DARI SIDANG LAODIKEA , PAK! MARI KITA SAMA-SAMA MELIHAT DIRI KITA DALAM CERMIN, BROTHERS AND SISTERS. AKHIR KATA GOD LOVES YOU AND SO DO I!
God bless you all abundantly! Hasta la vista. If not on earth, then in heaven! Kalau hanya gerejaku yang ada di kota Yerusalem Baru, aku pasti akan mati stress dan kesunyian disana. Thanks God, Yesus katakan ada banyak domba2Nya sedang berada di kandang lain yang akan dipersatukanNya. Hallelujah Praise the Lord!

oleh Pdt. Samy Lee

Tidak ada komentar:

Posting Komentar