Selasa, 09 September 2014

Berita Tabloid bnn Edisi 72 Tahun ke7 Agustus-september (Maluku Utara)

Siswa-Siswi Se Oba Utara Memperingati Hari jadi Pramuka ke 53





Sofifi, bnn
Menyambut hari jadi pramuka ke 53 tanggal 14 Agustus 2014 Gerakan Pramuka Dewan Kerja Ranting Oba Utara melaksanakan perkemahan yang di ikuti oleh seluruh sekolah yang ada di Sofifi (Ibu kota Provinsi Maluku Utara) kegiatan ini di buka oleh Camat Oba Utara Hussin Abas dengan mengambil tema satu pramuka untuk satu Indonesia, Pramuka penyelamat Generasi Oba Utara”.  Kegiatan perkemahan yang berlansung selama 4 hari tersebut yang di mulai tanggal 13-16 Agustus 2014 di isi dengan berbagai kegiatan diantaranya Pentas seni budaya, satuan karya pramuka, karnaval dan berbagai permainan Pramuka.  Pantauan bnn di lokasi perkemahan peserta perkemahan sangat antusias mengikuti kegiatan ini walaupun cuaca kurang mendukung namun mereka tetap semangat mengikuti setiap kegiatan.  Ketua Dewan kerja gerakan Pramuka ranting Oba Utara  Sunardi Hamid kepada bnn mengatakan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan bisa membangun genarasi muda di daerah sofifi dan melalui kegiatan ini pula dapat membangun sikap, mental, dan moral generasi muda sofifi dalam menghadapi globalilasi.  sunardi berterima kasih kepada seluruh sekolah yang sudah berpartisipiasi dalam acara perkemahan ini.
Bapak  Yahya Abd. Rasid, S.Pd Pembina Pramuka  SMP Negeri 11 Tidore Kepulauan kepada bnn mengatakan  kurikulum 2013 yang diberlakukan secara serentak tahun ini menjadikan Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di tiap sekolah karenanya setiap sekolah harus terlibat dalam kegiatan pramuka dan setiap sekolah perlu memasukan anggaran kegiatan pramuka dalam RAPBS sekolah agar bilamana ada kegiatan tidak repot-repot untuk mencari uang.  Yahya menekankan pentingnya membangun sikap dan mental generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta pesatnya perkembangan.  Revitalisasi gerakan Pramuka diarahkan untuk memantapkan komitmen generasi muda terhadap empat konsensus dasar Bangsa Indonesia yaitu Undang-undang Dasar 1945, Negara kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Ia menjelaskan Gerakan Pramuka memiliki peluang besar dalam mengatasi permasalahan  generasi muda sofifi  misalnya, kekerasan seksual, penggunaan obat-obatan terlarang, tawuran antar pelajar dan desa, tindakan kriminal dan lain sebagainya.
Oleh : Jhoni Lagunsiang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar