Selasa, 09 September 2014

Tabloid bnn Edisi 70 Tahun ke 7 ( berita Maluku Utara)

JALAN DI KABUPATEN HALMAHERA BARAT DI ABAIKAN PEMKAB







Halmahera Barat, bnn
Festifal teluk jailolo (FTJ) ke 6 yang merupakan ajang promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Halmahera Barat baru saja berakhir pada Bulan Mei kemarin  Namun masih menyisahkan banyak masalah di tengah masyarakat.  Masyarakat menilai bahwa kegiatan ini tidak tepat dilakukan karena:
1.       Akses ketempat-tempat wisata jalannya rusak parah
2.       Minimya infrastruktur yang memadai
3.       Transportasi yang masih kurang dan sangat mahal
Hal tersebut terlihat dengan tingginya inflasi dan rendahnya pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Halmahera Barat. “ sebernanya Pemkab  Halmahera Barat Harus fokus pada kegiatan yang belum tuntas  seperti masalah  infrastruktur jalan dan infrastruktur pendukung lainya “ Ucap Yunus Warga Kab. Halbar.
Mayoritas masyarakat Kab. Halmahera Barat adalah petani dan nelayan,  mereka membutuhkan infrastruktur dan sarana transportasi yang baik untuk mendistribusikan hasil kebun dan hasil tangkapan ikan., faktanya di Kabupaten Halmahera Barat  masih banyak jalan yang rusak  seperti pantauan bnn jalan di kecamatan ibu-loloda, desa Tataleka Kecamatan Jailolo Selatan, dan jalan desa Gamtala sampai Desa Idamdehe Kec. Jailolo rusak berat, bahkan jalan tersebut sudah 10 tahun belum pernah diperbaiki sehingga membuat masyarakat sulit untuk mendistribusikan hasil kebun dan hasil tangkapan ikan .  jalan yang rusak umumnya jalan produksi bahkan masih banyak jalan ke sentra produksi yang belum terbuka ditambah masalah transportasi yang belum memadai. Bukan  hanya masalah jalan yang belum memadai  namun pantauan bnn di pasar Akelamo Kec. Sahu Timur  kondisinya juga sangat memprihatinkan. Padahal pasar ini merupakan pasar baru dan banyak masyarakat yang berjualan di pasar tersebut.
Informasi yang di terima bnn menyebutkan bahwa pemda  Halbar terus berupaya memperbaiki jalan yang rusak tersebut sehingga pada tahun 2014 ini Pemkab mengalokasikan Rp 1,6 miliar untuk peningkatan jalan dari tahap Lampen ke Hotmix.
Total volume jalan lingkar Halbar 600 KM. dari jumlah tersebut ada 420 Km yang sudah diusulkan untuk ditingkatkan menjadi status jalan Nasional yang sementara diproses.
Namun faktanya  Masih banyak jalan yang rusak dan kelihatannya tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.
Masyarakat menginginkan agar pemerintah kabupaten Halmahera Barat jangan hanya menghabiskan uang untuk kegiatan Festival Teluk Jailolo yang setiap Tahunnya menghadirkan artis-artis ibu kota dengan anggaran yang sangat banyak, , namun perbaikan dan pembenahan ifrastruktur  mutlak dilakukan demi kenyamanan beraktifitas Masyarakat Kab. Halbar.

Oleh :  Jhoni Lagunsiang    ( Ojon ) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar