Rabu, 14 November 2012

Khotbah Badai pasti berlalu


PENDAHULUAN
Ilustrasi : 

II. ISI
Ada beberapa macam badai :

1. Badai Eni  berkekuatan 200 km per jam, dapat menumbangkan pohon-pohon.
2. Badai tornado (putting beliung) berkekuatan 200 mil per jam/320 km per jam badai yang sangat ganas dapat menumbangkan pohon-pohon dan rumah-rumah
3. badai Taufan
Di Filipina bagaian selatan disebut angin Taifun.
Jika musim angin ini bertiup maka pemerintah menetapkan 3 singnal/peringatan
1.       Signal 1 : masih boleh beraktifitas di luar rumah
2.       Signal 2 : sekolah-sekolah di liburkan
3.       Signal 3 : tidak bias keluar rumah
Dan untuk mengantisipasi badai tersebut, maka orang-orang Filipina membangun rumah yang sangat kokoh, berbeda dengan konstruksi rumah yang ada di Indonesia.

                Yesus dan murid-muridnya pernah mengalami badai, ketika Yesus berkhotbah kepada orang banyak selama sehari penuh , ia tidak makan dan minum, sehingga pada sore hari Yesus sangat kecapean, tetapi orang banyak terus mengikuti Dia, maka Ia menyuruh murid-muridNya untuk bertolak keseberang danau.  Nyonya white menulis dalam buku kerinduan segala zaman: pada saat itu banyak perahu yang mengikuti mereka, tetapi perahu-perahu itu tidak dapat menyusul.
Dalam perjalanan, karena cape, Yesuspun tertidur.  Lalu tiba-tiba datang badai, jenis badai pada saat itu adalah badai taufan yang sangat dasyat.
Murid-murid sangat ketakutan dan panic, (Kzsz 1:313) “ketika murid-murid ketakutan mereka mencari Yesus tetapi tidak kelihatan, baru setelah kilat memancar mereka bias melihat Yesus”, kemudian mereka membangunkan Dia dan berkata : Guru kita binasa,  Iapun bangun dan menghadrik angin itu sehingga danaupun menjadi tenag/teduh. Lalu Yesus berkata kepada mereka “dimanakah kepercayaanmu” ?

Murid-murid ketika menghadapi badai, mereka berusaha sekuat tenaga/mereka mengandalkan kekuatan mereka sendiri, setelah mereka sudah tidak mampu, baru mencari Yesus.  Mereka mengandalakan kekuatan mereka sendiri gantinya mengandalkan Yesus, sehingga Yesus berkata kepada mereka dimanakah Imanmu?.



Didalam kehidupan kita setiap hari sering ada badai (taufan) yang selalu menyerang kita, apakah kita dalam keadaan setia/siap ataupu sedang tertidur.
“macam-macam badai yang mudah menyerang kita”
1.       Badai persoalan dalam rumah tangga
2.       Badai pribadi
ü  Masalah orang muda
ü  Masalah tidak punya pekerjaan
ü  Masalah ekonomi/keuangan
ü  Biaya kebutuhan anak-anak bersekolah
ü  Masalah ketidak setiaan anak-anak
ü  Masalah dengan orang lain/masalah social
Semua ini bias menjadi badai yang ganas, bila kita tidak mawas diri.  Ada yang tetap tegar ketika diserang badai tetapi ada yang tumbang dihantam badai kehidupan ini.
“Faktor-faktor penyebab tumbangnya seseorang melawan badai” :
1.       Lupa akan Yesus (Egw Ksz 313)
2.       Berusaha mendayung perahu itu sendiri. Kita sering mengandalkan kekuatan kita sendiri, mengandalkan ketrampilan dan kemampuan kita, sampai akhirnya kita kita tidak berdaya baru kita sadar dan berkata “guru kami binasa” (Lukas 8:24)

3.       Terlalu banyak waktu yang kita gunakan untuk terus memandang badai itu, gantinya memandang kepada Yesus dan meminta pertolonganNya.
4.       Kurang iman (Lukas 8:24) “dimanakah kepercayaanmu”?

III.KESIMPULAN
“jalan keluar mengatasi badai kehidupan “
1.       Kadang badai itu diijinkan Tuhan menimpa umatNya, agar kita terus menerus bergantung pada Yesus, bukan pada kekuatan kita sendiri.
2.       Ketika badai kehidupan itu datang menimpa, kita minta pertolongan Tuhan, maka Yesus segerah bangun dari tidurnya dan meredakan angin taufan itu (luk 8:24)
3.       Badai itu tidak salah, itu adalah aktifitas alamiah yang lumrah didunia yang telah berdosa ini, yang salah adalah cara pandang kita terhadap badai itu.
·         Renungan pagi 20 Agustus 2008 “ Allah mengijinkan bada atau cobaan itu terjadi kepada kita sebagai ujian iman kita, jika kita tidak pernah mendapat masalah kita merasa sombong dan merasa berkecukupan sehingga kita lupa pada Yesus.
·        Sdr. Jika kita mengalami badai kehidupan ini jangan kita andalkan kekuatan kita sendiri, tetapi pandanglah kepada Yesus dan serahkanlah semua kepadaNya, maka Yesus pasti dapat meredahkan badai itu.
·         SMS : If you…
·         Tuhan memberkati kita semua. amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar